
Memperkenalkan Gemini 2.0, mldel AI baru AI Google yang diklaim lebih pintar dan lebih cepat. (Istimewa)
JawaPos.com - Google ikut tren kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dengan meluncurkan Gemini tahun lalu. Upaya Google untuk terus membuat teknologi AI mereka lebih canggih juga terus dilakukan.
Hal ini ditunjukkan dengan Google yang secara resmi merilis model pertama dari rangkaian model Gemini 2.0, sebuah versi eksperimental Gemini 2.0 Flash. "Ini adalah model andalan kami model dengan latensi rendah dan performa lebih baik dalam skala besar, menggunakan teknologi tercanggih kami," catat Google terkait Gemini 2.0 melalui keterangannya.
Dalam rangkaian Gemini 2.0, terdapat proyek eksperimental yang diberi nama Gemini 2.0 Flash. Dibandingkan dengan versi sebelumnya yakni Gemini 1.5 Flash, teknologi AI ini digadang hadir dengan performa lebih baik dan waktu respons yang lebih cepat.
Menariknya, 2.0 Flash bahkan mengalahkan performa 1.5 Pro dalam beberapa metrik penting, yaitu dengan kecepatan dua kali lebih tinggi. 2.0 Flash juga dilengkapi dengan kapabilitas baru.
Selain mendukung input multimodal seperti gambar, video, dan audio, 2.0 Flash sekarang mendukung output multimodal seperti kombinasi teks dan gambar yang dihasilkan secara native serta audio multibahasa text-to-speech (TTS) yang bisa dikendalikan.
Gemini 2.0 Flash juga mampu secara native memanggil alat seperti Google Search, eksekusi kode, serta fungsi yang ditentukan pengguna pihak ketiga.
"Tujuan kami adalah menyediakan model kami bagi publik secara aman dan cepat. Bulan lalu, kami telah membagikan versi eksperimental awal Gemini 2.0 dan mendapatkan masukan-masukan bagus dari para developer," lanjut catatan Google.
Gemini 2.0 Flash sekarang tersedia sebagai model eksperimental bagi para developer melalui Gemini API di Google AI Studio dan Vertex AI dengan input multimodal dan output teks bagi semua developer serta text-to-speech dan pembuatan gambar native bagi partner akses awal.
Google memastikan bakal menyediakannya secara umum pada Januari disertai dengan lebih banyak ukuran model. Untuk membantu developer membuat aplikasi dinamis dan interaktif, Google juga merilis Multimodal Live API baru yang memiliki audio real-time, input streaming video, serta kemampuan untuk menggunakan alat kombinasi.
Selain itu, mulai hari ini pengguna Gemini di seluruh dunia dapat mengakses versi 2.0 Flash Experimental yang dioptimalkan untuk chat dengan memilihnya di drop-down model di versi desktop serta web seluler. Versi ini juga akan segera tersedia di aplikasi seluler Gemini.
Dengan model baru ini, pengguna bisa merasakan bahkan lebih banyak manfaat dari asisten Gemini. Awal tahun depan, kami akan menambahkan Gemini 2.0 ke lebih banyak produk Google.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
