
Ilustrasi salah satu aplikasi AI di smartphone kelas menengah. (Istimewa).
JawaPos.com - Peran smartphone telah berubah drastis dalam satu dekade terakhir. Jika dulu hanya alat komunikasi, kini perangkat ini menjadi pusat aktivitas, mulai dari bekerja, belajar, hingga berkarya.
Perubahan ini juga mendorong evolusi besar di industri, terutama dengan hadirnya kecerdasan buatan (AI) yang kini tak lagi terbatas pada ponsel flagship.
Tren terbaru menunjukkan bahwa fitur AI semakin merata ke segmen smartphone kelas menengah. Hal ini menandai pergeseran penting, teknologi canggih yang dulu mahal kini mulai bisa diakses lebih luas, termasuk oleh generasi muda yang sangat aktif secara digital.
Menurut Harry Lee, President Samsung Electronics Indonesia, perubahan gaya hidup generasi saat ini menjadi faktor utama. Smartphone bukan lagi sekadar alat bantu, melainkan bagian dari proses kreatif yang terus berkembang.
“Smartphone kini hidup dalam banyak lapisan keseharian kita, membentuk bagaimana kita bekerja, berekspresi, dan tetap terhubung. Di tangan generasi muda, perangkat ini menjadi bagian dari ledakan kreativitas yang terus menyala,” ujarnya di Jakarta, Senin (20/4).
AI Jadi Standar Baru di Kelas Menengah
Fenomena yang kini mencuat adalah hadirnya fitur-fitur berbasis AI yang semakin terintegrasi dalam penggunaan sehari-hari. Bukan sekadar gimmick, AI kini berfungsi sebagai 'asisten digital' yang benar-benar membantu produktivitas.
Beberapa kemampuan yang mulai umum ditemui di kelas menengah antara lain pencarian visual instan seperti Circle to Search, transkripsi suara otomatis, ringkasan teks dan pembacaan otomatis (text-to-speech) dan editing foto berbasis AI seperti penghapusan objek dan saran edit.
Fitur-fitur ini memungkinkan pengguna untuk mencari informasi, mengolah konten, hingga menyelesaikan pekerjaan dengan lebih cepat, tanpa harus berpindah aplikasi secara manual.
Konsep seperti seamless action across apps juga mulai diadopsi, di mana pengguna bisa berpindah dari satu aktivitas ke aktivitas lain secara mulus. Ini mencerminkan bagaimana AI tidak lagi berdiri sendiri, tetapi menjadi bagian dari ekosistem pengalaman pengguna.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
