
Kecerdasan AI./ Pexels.com./This Is Engineering:/
JawaPos.com - Teknologi di zaman modern saat ini semakin canggih, salah satunya adalah teknologi AI.
Secara umum, AI merujuk pada program komputer yang dirancang untuk meniru kecerdasan manusia, termasuk kemampuan pengambilan keputusan, logika, dan karakteristik kecerdasan lainnya.
Banyak programmer pintar yang membuat aplikasi berbasis AI pada smartphone, laptop, atau web. Saat ini sudah banyak diciptakan AI untuk mempermudah pekerjaan atau aktivitas manusia di dunia.
Salah satu AI yang biasa kita gunakan adalah AI pada search engine, atau asisten virtual seperti Siri, Google Assistant, dan Cortana. Saat ini pengembangan AI sudah pada tingkat yang mengagumkan.
Salah satunya adalah penggunaan AI pada kendaraan yang memungkinkan pengendara dapat mengendarai kendaraannya tanpa harus mengemudi atau biasa disebut dengan self-drive.
Saat ini, AI juga sudah berkembang dalam dunia pekerjaan, seperti mesin otomatis yang mampu membuat sebuah pekerjaan tanpa harus dikerjakan oleh manusia. Bahkan AI juga ada pada bidang dunia pendidikan.
Baru-baru ini juga muncul dengan istilah Deepfake atau satu bentuk kecerdasan AI yang dapat digunakan untuk meniru gambar, suara, dan video palsu yang sangat meyakinkan.
Deepfake mengumpulkan gambar dan suara palsu dan menyatukannya menggunakan algoritma pembelajaran mesin.
Akibatnya terciptalah orang-orang dan peristiwa-peristiwa yang tidak ada atau tidak benar-benar terjadi.
Dilansir dari Fortinet (24/1), berikut ini adalah beberapa bahaya dari adanya Deepfake:
1. Penipuan dan Hoax
Penjahat pada dunia maya dapat menggunakan teknologi deepfake untuk menciptakan penipuan, klaim palsu, dan tipuan yang melemahkan dan menggoyahkan organisasi.
Dengan menggunakan teknologi deepfake AI, penjahat bisa membuat suara, gambar, bahkan wajah yang mirip aslinya untuk penipuan.
Seperti yang diberitakan baru-baru ini, artis Raffi Ahmad, Jurnalis Najwa shihab, dan Atta Halilintar yang mempromosikan situs judi online.
Dalam video tersebut Raffi Ahmad dan beberapa publik figur lainnya mengatakan menciptakan dan mempromosikan situs judi online.
Dalam klasifikasinya beberapa publik figur tersebut tidak pernah membuat dan mempromosikan situ judi online.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
