
Ilustrasi AI. (X/@sama)
JawaPos.com – ChatGPT adalah chatbot yang dapat membuat konten gambar atau tulisan berdasarkan perintah pengguna, setelah dilatih dengan big data dan teks dari seluruh internet.
ChatGPT dapat menulis puisi, cerita, kode, lirik, dan lain-lain, dalam hitungan detik. Software berbasis AI ini juga dapat menjawab pertanyaan, melakukan tugas, dan berbicara dengan pengguna, dengan cara yang mirip dengan manusia.
Sam Altman, CEO OpenAI yang membuat ChatGPT, mengklaim bahwa chatbot pintar berbasis kecerdasan buatan atau AI ini dapat secerdas manusia dalam waktu dekat.
Ia mengatakan hal ini saat diwawancarai oleh BBC pada 17 Januari 2024, dilansir dari The Byte pada Senin (22/1).
Altman mengatakan bahwa ChatGPT adalah salah satu contoh dari kemajuan AI yang luar biasa, yang dapat memberikan manfaat bagi banyak bidang, seperti kesehatan, pendidikan, dan bisnis. Namun, ia juga mengakui bahwa AI memiliki tantangan dan risiko, seperti etika, privasi, dan keamanan.
“AI adalah teknologi yang paling berdampak bagi umat manusia dalam sejarah. AI dapat membantu kita menyelesaikan masalah yang sulit, meningkatkan kesejahteraan, dan menciptakan kemungkinan baru,” kata Sam Altman.
“Tetapi, AI juga dapat digunakan untuk hal-hal yang buruk, seperti manipulasi, penipuan, bahkan mendukung kejahatan perang,” ungkap Sam Altman.
Altman menambahkan bahwa OpenAI, yang didirikan pada tahun 2015 oleh sekelompok tokoh teknologi terkenal, seperti Elon Musk dan Peter Thiel, bertujuan untuk menciptakan AI yang dapat bermanfaat bagi seluruh umat manusia, tanpa didominasi oleh perusahaan atau negara tertentu.
OpenAI juga berkomitmen soal transparansi dan tanggung jawab produknya, dengan membagikan penelitian dan produknya secara terbuka. Salah satu produk OpenAI yang paling terkenal adalah ChatGPT, yang diluncurkan pada tahun 2020.
ChatGPT telah digunakan oleh jutaan orang di seluruh dunia, untuk berbagai keperluan, mulai dari hiburan hingga pendidikan.
Software ini juga telah menarik perhatian media, akademisi, dan pengamat, karena kemampuannya yang mengagumkan.
Altman mengatakan bahwa ChatGPT masih terus berkembang, dan ia yakin bahwa ChatGPT akan dapat mencapai tingkat kecerdasan yang setara dengan manusia dalam 10 tahun.
Ia juga menekankan bahwa ChatGPT akan dapat berkolaborasi dengan manusia, bukan bersaing atau bahkan menggantikan manusia.
“Kami ingin membuat ChatGPT menjadi teman dan mitra bagi manusia, yang dapat membantu kita mengembangkan potensi kita,” tuturnya di wawancara tersebut.
“Kami tidak ingin membuat ChatGPT menjadi musuh atau pengganti bagi manusia, yang dapat mengancam eksistensi orang banyak. Kami percaya bahwa AI dan manusia dapat hidup berdampingan dengan harmonis," kata Sam Altman.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
