Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 22 Agustus 2023 | 20.18 WIB

Biaya Operasional Terlalu Besar, Pengembang ChatGPT Terancam Alami Kebangkrutan

Ilustrasi ChatGPT dari OpenAI. - Image

Ilustrasi ChatGPT dari OpenAI.

JawaPos.com - OpenAI, perusahaan sekaligus pengembang dari chatbot kecerdasan buatan, ChatGPT, diprediksi tengah menuju kebangkrutan. Pasalnya menurut keterangan dari Etno News, biaya operasional dari ChatGPT yang terlalu tinggi menjadikan perusahaan tidak seimbang dalam menerima pemasukannya.

OpenAI sebagai perusahaan yang menaungi ChatGPT diyakini menggelontorkan dana sebesar USD 700.000 atau sekitar Rp 10,7 miliar per harinya hanya untuk menjalankan satu layanan yakni chatbot AI dari ChatGPT. Angka tersebut belum termasuk biaya untuk membeli unit pengolah grafis (GPU) untuk memastikan ChatGPT berjalan dengan lancar.

ChatGPT memang membutuhkan biaya operasional yang besar, mengingat infrastruktur atau mesin kecerdasan buatan (AI) milik Microsoft yaitu Azure yang ditopang puluhan hingga ribuan unit pengolah grafis (GPU) bikinan Nvidia.

OpenAI juga dilaporkan menggelontorkan lebih banyak uang untuk membuat model bahasa yang dikembangkan perusahaan misalnya GPT-3.5 pada ChatGPT agar mereka lebih kuat dan lebih pintar. Permasalahannya, semenjak meluncurkan ChatGPT, perusahan tersebut membukukan kerugian sebesar USD 540 juta atau sekitar Rp 8,26 triliun sejak debut ChatGPT pada November 2022.

OpenAI sebenarnya menerima investasi dari beberapa pihak, salah satunya Microsoft. Kerja sama antara kedua perusahaan ini diperpanjang pada Februari 2023 via investasi senilai USD 10 miliar (Rp 151 triliun). Namun, dana dari Investor tersebut tidak berkelanjutan atau sustainable karena bisa saja disetop.

OpenAi sebagai pengembang dari ChatGPT berupaya memonetasi model bahasa GPT-3.5 dan GPT-4. Namun, upaya ini belum menghasilkan pendapatan yang cukup untuk mencapai kata impas pada modal yang dikeluarkan. Masalah keuangan ini diprediksi menjadi salah satu poin yang membuat beberapa pengamat teknologi memprediksi OpenAI sedang menuju kebangkrutan apabila perusahaan tidak menemukan solusi yang tepat.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore