Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 23 Februari 2017 | 21.08 WIB

Cerita Di Balik Pernikahan Panglima Dayak dan Titisan Nyai Roro Kidul, Bikin Gempar!

BOLEH PERCAYA BOLEH TIDAK: Isay Djudae (kanan) saat menunjukan cetakan undangan pernikahan Pangkalima Burung dengan Sri Baruno Parameswari di rumahnya Desa Telok Kecamatan Katingan Tengah, Rabu (22/2). - Image

BOLEH PERCAYA BOLEH TIDAK: Isay Djudae (kanan) saat menunjukan cetakan undangan pernikahan Pangkalima Burung dengan Sri Baruno Parameswari di rumahnya Desa Telok Kecamatan Katingan Tengah, Rabu (22/2).

JawaPos.com – Rencana pernikahan gaib antara Pangkalima Burung (Panglima Dayak) dengan seorang titisan Nyai Roro Kidul bernama Sri Baruno Jagat Prameswari (dari Merapi) di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah begitu menggemparkan. 



Apalagi, Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga turut diundang dalam pernikahan gaib yang tercananya bakal dilaksanakan di Desa Telok RT 01 No 19, Kecamatan Katingan Tengah, pada 28 Februari 2017 mendatang. 



Polisi pun turun tangan. Petugas Polsek Katingan Tengah lalu mengecek kebenaran rencana pernikahan lintas budaya gaib ini. Ternyata peristiwa aneh ini benar-benar bakal terjadi. 



Lalu siapa Sri Baruno Jagat Prameswari sebenarnya? Putri ini disebut-sebut sebagai keturunan atau anak Ratu Kanjeng Nyi Roro Kidul Pantai Selatan. Pernikahan berdasarkan surat undangan yang akan dilangsungkan di kediaman Damang Kepala Adat Katingan Tengah, Isay Judae. 



Damang Kepala Adat Kecamatan Katingan Tengah Isay Judae ketika dikonfirmasi membenarkan pernikahan gaib ini. Perkawinannya  akan dilangsungkan di kediamannya sesuai undangan yang tersebar.



“Semua persiapan sudah dilakukan dan semua kebutuhan acara sudah dibeli seperti sapi, babi dan lainnya,” kata Isay Judae di kediamannya di Desa Telok, Rabu (22/2).



Terpisah Kapolres Katingan AKBP Tato Pamungkas SIK ketika dikonfirmasi mengaku, sudah mengecek kebenaran rencana pernikahan adat itu. Dia tidak banyak komentar masalah ini. 



“Kepolisian akan melakukan pengamanan seperti biasa. Apalagi jika ada tempat-tempat keramaian, kita akan jaga,” ujarnya.



Sedangkan dari pantauan Kalteng Pos, persiapan pernikahan di rumah Damang Katingan Tengah ini mulai dilakukan. Rumput yang awalnya tumbuh subur di depan rumah yang terbuat dari kayu itu sudah dibersihkan. 



Lantas bagaimana kisah aneh tapi nyata ini bisa terjadi? Isay Judae menceritakan, berawal saat seorang wanita bernama Ny Retno datang bersama seorang pria ke  kediamannya pada 12 Februari 2017 di Desa Telok. 



Kedua tamu lalu dipersilakan masuk rumah. Wanita itu mengaku utusan Sri Baruno Jagat Prameswari. 



“Kedatangan mereka ke tempat saya untuk mencari damang atau tokoh adat. Lalu saya tanya kenapa? Ibu itu menjawab, katanya mereka sudah menerima pinangan Pangkalima Burung dari Kalimantan terhadap Putri Merapi di Jawa Tengah, sehingga, mereka ingin mengatur acara perkawinan,” jelasnya.



Dalam pernikahan ini, lanjutnya, mempelai perempuan ingin melangsungkan pernikahan sesuai tata cara adat Kalimantan atau Dayak. Sehingga kata Isay Judae, mereka datang mencari tokoh adat untuk menikahkan Pangkalima Burung dan Sri Baruno Jagat Prameswari. 



Mendengar permintaan itu, Isay Judae merasa cerita kedua orang ini agak janggal. Dia lalu mengajak kedua tamu ini mendatangi pisur guna menenung (meramal) kebenaran soal ini. 



“Pertama kali menenung, kami tanya apa benar perjalanan mereka (Retno dan teman laki-lakinya ). Alat pisur berupa benda kemudian berputar. Itu menandakan benar. Seterusnya kami tanya yang lain-lain hingga tempat pelaksanaan acaranya yang ditunjuk langsung di tempat saya juga berdasarkan tenung tadi,” ceritanya.

Editor: Thomas Kukuh
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore