Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 20 Juni 2018 | 16.18 WIB

PBB Kecam Kebijakan Trump Pisahkan Migran dengan Anak-anaknya

Trump dikecam karena memisahkan migran dengan anak-anaknya - Image

Trump dikecam karena memisahkan migran dengan anak-anaknya

JawaPos.com - Kebijakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang memisahkan anak-anak migran dari para orangtuanya menuai kritik dan tentangan dari banyak pihak. Termasuk Ibu Negara Melania Trump yang marah atas keputusan tersebut.


Rekaman audio memperdengarkan di mana anak-anak migran di AS menangis ketika orangtua mereka akhirnya dibebaskan. Selama beberapa bulan terakhir, sekitar 2.000 anak migran telah terpisah dari orangtua mereka setelah mencoba menyebrangi perbatasan AS secara ilegal.


Trump menentang keras masuknya para migran karena tidak akan membiarkan AS menjadi tempat penampungan migran. Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi Filippo Grandi mengatakan, kebijakan tersebut tidak dapat diterima.


Rekaman suara itu dirilis oleh outlet media AS investigatif ProPublica pada Senin dan dibuat dalam fasilitas pengungsian AS dan perlindungan perbatasan. Di tempat penampungan terdapat beberapa anak Amerika Tengah yang dipisahkan dari orangtua mereka. Rata-rata dari mereka berusia antara empat dan 10 tahun seperti dilansir BBC pada Selasa, (19/6).


Lirih suara tangis mereka terdengar sambil memanggil ibu atau ayah mereka. Seorang agen patroli perbatasan mengatakan, tangisan anak-anak tersebut ibarat orkresta dan para orangtua yang dipisahkan dari mereka adalah konduktornya.


Menurut Grandi, kebijakan dengan toleransi nol yang digalakkan pemerintahan Trump terhadap imigrasi ilegal tidak dapat diterima. "Sangatlah salah untuk memisahkan anak-anak dari keluarga mereka dalam keadaan apapun dan khususnya ketika orang-orang dalam kesulitan."


Misalnya, terang Grandi, orang yang melarikan diri dari kekerasan dan penganiaayaan seperti halnya orang-orang di Amerika Tengah. "Jadi kami menyarankan Pemerintah AS, ini bukanlah cara yang tepat untuk menangani fenomena khusus bagi orang yang mencari tempat tinggal sementara yang aman di seberang perbatasan."

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore