Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 19 Juni 2018 | 20.15 WIB

Soal Koalisi dengan Gerindra, Demokrat: Itu Klaim Sepihak Sandiaga

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno menyebut SBY menitipkan pesan lewat AHY kemungkinan Partai Demokrat berkoalisi dengan Partai Gerindra. - Image

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno menyebut SBY menitipkan pesan lewat AHY kemungkinan Partai Demokrat berkoalisi dengan Partai Gerindra.

JawaPos.com - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Sandiaga Uno mengungkapkan partainya bakal menjalin kerja sama dengan Partai Demokrat di Pilpres 2019. Hal itu setelah dia berkomunikasi dengan Ketua Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).


Saat dikonfirmasi, ‎Deputi VII Media Kogasma, Putu Rudana Supadma, membantah kabar tersebut. Dia mengatakan, tidak benar bahwa Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menitipkan pesan lewat AHY untuk berkoalisi dengan Partai Gerindra.


"Tidak ada yang disampaikan Pak SBY melalui Mas AHY," ujar Putu kepada JawaPos.com, Selasa (19/6).


Ia pun menegaskan, pertemuan antara AHY dan Sandiaga Uno itu bukan perjumpaan politik. Pertemuan tersebut hanyalah silaturahmi biasa dalam rangka Idul Fitri 1439 Hijriah.


"Atas AHY bertemu dengan Saudara Sandiaga Uno dalam acara halal bi halal Idul Fitri, bukan pertemuan politik," katanya.


Dalam berbagai kesempatan, AHY secara terbuka selalu mengatakan bahwa situasi politik sangat dinamis. Oleh karena itu peluang koalisi masih terbuka dengan partai politik manapun.


Sampai saat ini Partai Demokrat juga masih menjajaki kesamaan visi dan misi dalam jalinan ikatan koalisi. Bukan soal bagi-bagi kekuasaan, tapi soal prinsip, nilai-nilai, dan etika berpolitik yang baik.


"Itulah yang selalu konsisten disampaikan Mas AHY setiap saat," ungkapnya.


Oleh sebab itu, menurut Putu, Sandiaga Uno telah melakukan klaim sepihak. "Itu klaim sepihak yang disampaikan oleh Saudara Sandiaga Uno tentang sikap dan posisi Partai Demokrat, yang seolah-olah sudah pasti bersama dengan Partai Gerindra dalam Pemilu 2019. Itu tidak benar," tegasnya.


Putu lebih lanjut menyampaikan kekecewaan AHY terhadap klaim tersebut. AHY, kata Putu, mengimbau kepada semua pihak untuk tidak menyampaikan pernyataan kepada publik yang tidak faktual atau keluar dari konteks.


"Ini untuk menghindari terjadinya kebingungan di tengah masyarakat kita," pungkasnya.


Sebelumnya, Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno menyampaikan isi beberapa kali pertemuannya dengan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Sandiaga mengatakan SBY sempat menitipkan pesan lewat AHY bahwa ada kemungkinan Demokrat merapat ke Gerindra dalam Pilpres 2019.


Sandiaga juga mengatakan akan ada pertemuan lanjutan antara AHY dan Sandi. Hal itu dilakukan untuk mempersiapkan Pilkada Serentak pada 27 Juni 2018.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore