
Bonek tak ingin Persebaya terus meraih hasil minor
JawaPos.com – Bonek mulai cemas dengan kondisi Persebaya Surabaya yang berada dalam grafik cenderung menurun. Gagal menang dalam empat laga beruntun membuat Persebaya berada di zona degradasi hingga pekan ke-13.
Persebaya menutup libur Lebaran dengan hasil kurang apik. Mereka berada di peringkat ke-16. Tim berjuluk Green Force itu baru merasakan tiga kali kemenangan dalam sebelas pertandingan di Liga 1 2018.
Di media sosial sudah ramai Bonek menyuarakan agar Angel Alfredo Vera mundur dari jabatannya sebagai pelatih. Loyalis Persebaya yang identik dengan warna hijau tersebut juga menginginkan perombakan total di internal manajemen.
Menurut penulis buku Imagined Persebaya, Oryza A. Wirawan, Bonek memang layak khawatir dengan tim kesayangannya. Apalagi performa Rendi Irwan Saputra cs cenderung tidak stabil di Liga 1 2018.
"Bonek layak cemas. Sebab, hingga sebelas pertandingan baru mengemas 14 poin. Buruk sekali. Ini berarti ada 19 poin yang hilang atau setara dengan enam kekalahan. Luar biasa," ungkap Oryza kepada JawaPos.com.
"Rata-rata poin Persebaya adalah 1,27 per match. Rata-rata ini bisa bertahan sepanjang musim kalau performa kandang masih buruk. Persebaya bisa mendapatkan total 43-44 poin pada akhir musim. Ini setara dengan peringkat kesepuluh tim di Liga 1 musim lalu," jelasnya.
Menurut kalkulasinya, agar Persebaya tidak kembali ke Liga 2 musim depan, mereka harus mencapai titik aman dari degradasi. Yakni 40 poin. Persebaya, lanjut Oryza seharusnya bisa mendapatkan hasil yang lebih baik.
Apalagi Persebaya bermaterikan pemain-pemain yang notabene pilihan sang pelatih Alfredo Vera. Dengan pengalamannya menukangi nama-nama itu, Alfredo Vera seharusnya bisa membawa Persebaya meraih hasil yang lebih baik.
"Kalau kandang bisa disapu bersih, Persebaya seharusnya mendapatkan 51 poin. Tapi kenyataannya Persebaya kehilangan tiga poin saat menjamu Barito Putera, dan empat poin ketika menjamu Sriwijaya FC dan Persipura. Maka, sisa 14 laga kandang harus sapu bersih," harapnya.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Resmi Pindah ke Bali! Derby Jawa Timur Arema FC vs Persebaya Surabaya Digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Sebut Ada 3 Lokasi untuk Pembangunan Koperasi Merah Putih
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
