
Ketua Fraksi NasDem DPRD DKI Bestari Barus
JawaPos.com - Ketua Fraksi NasDem DPRD DKI Jakarta, Bestari Barus melihat isu pohon plastik ini disebabkan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan tidak detail. Bahkan, diduga tidak memiliki kordinasi dengan aparatur yang memasang.
"Saya pikir itu seharusnya sesuatu yang dipikirkan terlebih dahulu. Sebetulnya bisa saja dipasang tapi di trotoar yang lebar sekali, tapi yang sempit-sempit kesannya seperti dipaksakan," ujar Bestari saat dihubungi JawaPos.com, Sabtu (2/6).
"Kordinasi bukan kurang ini, bahkan tidak ada sepertinya. Karena Pak Anies disibukkan dengan hal-hal lain, seharusnya yang begitu-begitu di Rapim kayak Pak Ahok dulu lebih detail dong," tambahnya.
Menurutnya, menjadi seorang Gubernur harus bisa menelaah seluruhnya secara detail. Tetapi, dirinya tidak sepaham jika Anies dan Sandi menyalahkan anak buahnya karena pemasangan yang tidak ada kordinasi.
"Detail gitu, Gubernur itu harus detail kesannya kayak belajar-belajar padahal beliau sudah ada di panggung nasional," tegasnya.
Ke depan, Bestari menekankan, agar Pemprov dapat membuat trotoar bersih dari segala hambatan di jalan. Sehingga, dapat terlihat perencanaan yang matang.
"Trotoar itu harus bersih sebenarnya dari obstacle gitu loh. Jadi, ini program yang tergesa-gesa yang ingin mendapat pujian dari pimpinannya malah menuai rutukan dari masyarakat karena tidak tepat," tuturnya.
Dalam menerapkan pohon imitasi, Bestari mengatakan jangan sampai menimbulkan kesengsaraan bagi pengguna jalan trotoar jangan dipasang. "Kembalikan fungsi trotoar kepada pejalan kaki, kalau sudah terlalu lebar bisa dipasang, belajarlah dari Pemerintah Surabaya baik-baik," tukasnya.
Menurutnya, Anies mau tidak mau harus bertanggungjawab atas kinerja semua aparaturnya. Gubernur harus lebih paham mengatur anak buahnya menyesuaikan semuanya dengan kebutuhan Jakarta. "Lebih konsenlah ngurusin Jakarta jangan politik urusan Pemilihan Presiden, jangan oposisi padahal Pemerintah," pungkasnya.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
