
Ilustrasi bermental baja
JawaPos.com – Dalam budaya Jawa, weton sering dikaitkan dengan karakter, perjalanan hidup, hingga keberuntungan seseorang.
Menurut kepercayaan dalam Primbon Jawa, terdapat beberapa weton yang dianggap memiliki energi istimewa berupa ketekunan, kecerdasan, dan kemampuan memimpin.
Orang-orang dengan weton tertentu dipercaya memiliki peluang besar untuk mencapai kehidupan yang mapan karena didukung oleh sifat pantang menyerah, kemampuan membaca peluang, serta intuisi yang kuat.
Meski begitu, keberhasilan tetap dipengaruhi oleh usaha, keputusan, dan cara seseorang menjalani kehidupannya.
Dirangkum dari kanal YouTube NGAOS JAWA, berikut tiga weton yang dipercaya memiliki potensi besar untuk hidup berkecukupan dan menjadi sosok berpengaruh.
Senin Pahing dikenal sebagai weton yang menggambarkan keteguhan hati, kerja keras, dan daya juang tinggi.
Mereka biasanya memiliki karakter kuat dan tidak mudah menyerah meskipun harus melewati berbagai tantangan dalam hidup.
Ketika menghadapi kegagalan, pemilik weton ini cenderung bangkit dan mencari cara baru untuk mencapai tujuan.
Dalam Primbon Jawa, Senin Pahing sering digambarkan sebagai pribadi yang ulet, sabar, dan memiliki kemampuan bertahan dalam kondisi sulit.
Keberhasilan mereka biasanya tidak datang secara instan, melainkan melalui proses panjang yang membentuk mental dan pengalaman.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022