
Ilustrasi weton yang ucapannya menjadi kenyataan (freepik/drobotdean)
JawaPos.com - Pernahkah Anda menjumpai seseorang yang perkataannya seolah selalu terbukti benar? Mulai dari firasat mengenai suatu kejadian hingga harapan tentang masa depan yang kemudian benar-benar terjadi, hal seperti ini sering dianggap menarik perhatian.
Dalam budaya Jawa, fenomena tersebut kerap dikaitkan dengan istilah sabda, yaitu keyakinan bahwa ucapan tertentu memiliki kekuatan atau energi spiritual yang dapat memengaruhi kehidupan.
Menurut kepercayaan Primbon Jawa, ada beberapa weton yang dipercaya memiliki pancaran batin kuat sehingga perkataannya dianggap memiliki pengaruh besar. Mereka bukan disebut sebagai peramal, melainkan sosok yang diyakini memiliki intuisi dan kepekaan tertentu terhadap lingkungan sekitarnya.
Meski menjadi bagian dari kepercayaan tradisional, kisah mengenai kekuatan sabda ini tetap menarik untuk dibahas karena telah menjadi bagian dari warisan budaya Jawa.
Dikutip dari kanal YouTube NGAOS JAWA, berikut delapan weton yang disebut memiliki kekuatan sabda sehingga ucapannya dipercaya dapat menjadi kenyataan.
1. Senin Legi
Orang yang lahir pada Senin Legi dikenal memiliki getaran halus tapi dalam. Sifatnya tenang, tutur katanya lembut, namun diam-diam memiliki kekuatan spiritual yang tinggi.
Ucapannya sering terjadi bukan karena kebetulan, tetapi karena pikirannya selaras dengan alam semesta. Seringkali mereka hanya berkata, "Hati-hati, jangan dipaksakan ya."
Dan tanpa disangka, jika peringatan itu diabaikan, musibah pun datang. Banyak tetua Jawa mengatakan bahwa jika Senin Legi sudah berbicara, dengarkan saja. Jangan dianggap enteng.
Jangan sekali-kali meminta Senin Legi melontarkan sumpah atau kata marah. Sebab getaran energi dari ucapannya bisa membawa dampak nyata. Ucapannya adalah senjata sekaligus doa.
2. Rabu Pahing
Weton Rabu Pahing punya watak misterius. Mereka tak banyak bicara, tapi sekali berbicara biasanya menyimpan makna dalam.
Kata-kata mereka sering terwujud seperti mantra yang tak disadari. Dalam tradisi Jawa, Rabu Pahing dikenal sebagai penjaga keseimbangan.
Ia bisa melihat celah antara logika dan batin, antara dunia nyata dan gaib. Itulah mengapa bila ia menyampaikan firasat sebaiknya tidak diabaikan.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Jafar/Felisha dan Adnan/Indah Dicoret dari Kejuaraan Dunia, PBSI Buka Suara Soal Dugaan Match Fixing
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
