Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 7 Juli 2026 | 22.09 WIB

7 Weton yang Diyakini Memiliki Energi Kuat hingga Disegani oleh Orang Sekitar

Ilustrasi weton yang paling disegani (freepik/stockexpert) - Image

Ilustrasi weton yang paling disegani (freepik/stockexpert)

JawaPos.com - Pernahkah Anda bertemu seseorang yang kehadirannya mampu mengubah suasana, meski ia tidak banyak berbicara atau melakukan sesuatu yang mencolok? Ada sosok tertentu yang dipercaya memiliki pancaran energi kuat sehingga membuat orang lain merasa segan, kagum, atau bahkan berhati-hati saat berada di dekatnya.

Dalam budaya Jawa, hal seperti ini kerap dikaitkan dengan konsep weton, yaitu perpaduan antara hari dan pasaran kelahiran yang dipercaya menggambarkan karakter serta energi seseorang.

Bagi sebagian masyarakat Jawa, weton bukan hanya sekadar penanggalan lahir, tetapi juga memiliki makna simbolis yang berkaitan dengan kepribadian dan perjalanan hidup. Ada weton yang dianggap membawa ketenangan, keberuntungan, maupun aura yang kuat hingga membuatnya lebih mudah mendapatkan penghormatan dari lingkungan sekitar.

Meski demikian, sosok dengan energi yang besar tidak selalu berarti memiliki sifat negatif. Justru, dalam kepercayaan tertentu, mereka dianggap memiliki tanggung jawab dan potensi besar yang perlu diarahkan dengan bijaksana.

Dilansir JawaPos.com dari kanal YouTube MBAH EKO DAENG, berikut tujuh weton yang disebut memiliki pancaran energi kuat sehingga dipercaya paling disegani oleh weton lainnya.

1. Sabtu Wage: Penjaga gerbang dimensi sunyi

Orang yang lahir di weton Sabtu Wage sering terlihat tenang, bahkan terkesan tidak menonjol. Tapi justru dari ketenangan itulah muncul aura yang dalam dan berat. Mereka ini bagaikan penjaga gerbang dunia sunyi.

Kehadirannya membuat orang di sekitarnya merasa hening. Bahkan yang biasanya cerewet pun jadi lebih kalem. Energi mereka adalah energi pemutus.

Cocok untuk mengakhiri sesuatu yang perlu ditinggalkan, konflik, hubungan toxic, atau bahkan energi negatif dalam sebuah ruangan.

Itulah kenapa tanpa berkata apun, kehadiran mereka kadang membuat orang merasa gelisah. Bukan karena mereka jahat, tapi karena hati orang lain sedang dibersihkan oleh aura mereka.

Orang Sabtu Wage juga sering menjadi tempat curhat gaib. Mereka bisa saja bermimpi aneh, merasa kehadiran sesuatu, atau membaca suasana batin orang lain.

Dalam masyarakat Jawa, mereka sering disebut leres, yaitu orang yang batinnya peka secara alami. Namun, energi ini perlu dijaga dengan niat yang bersih.

Jika tidak, Sabtu Wage bisa jadi sangat tertutup dan menyimpan trauma dalam. Ketika mereka belajar menerima dan mencintai diri sendiri, aura mereka berubah menjadi cahaya yang menenangkan, bukan menekan.

2. Selasa Kliwon: Pembaca batin tanpa izin

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore