
Harry Kane (kanan) masih menjadi andalan Inggris. (Dok. FA)
JawaPos.com - Hanya dua tim yang mampu mengalahkan Meksiko dalam 89 pertandingan kompetitif di Estadio Azteca sejak 1966. Yakni Kosta Rika (2001) dan Honduras (2013). Selebihnya, El Tri -julukan Meksiko- telah meraih 70 kemenangan dan 17 hasil imbang.
Nah, Inggris berpeluang menjadi tim ketiga yang merusak 'kesakralan' stadion legendaris tersebut. Itu bisa terjadi saat kedua tim bertemu pada babak 16 Besar Piala Dunia 2026, Senin (6/7) esok (siaran langsung TVRI pukul 07.00 WIB).
Namun, tantangan The Three Lions alias Tiga Singa -julukan Inggris- tidaklah mudah. Selama menjalani 10 pertandingan Piala Dunia di Azteca, El Tri belum sekalipun terkalahkan. Sebaliknya, Inggris justru membawa kenangan pahit.
Ini akan menjadi penampilan pertama mereka di sana sejak kalah 1-2 dari Argentina pada perempat final Piala Dunia 1986. Ketika itu Diego Maradona mencetak "Gol Tangan Tuhan" dan "Goal of the Century" melewati 5 pemain.
Meski begitu, faktor yang paling mengkhawatirkan bagi tim tamu yang bermain di Estadio Azteca sebenarnya bukanlah skuad Meksiko. Akan tetapi, kondisi Mexico City yang ada pada ketinggian sekitar 2.240 meter di atas permukaan laut. Ketinggian tersebut membuat kadar oksigen lebih rendah, sehingga pemain lebih cepat lelah.
Idealnya, tim-tim yang akan bermain di sana harus beradaptasi sekitar dua minggu. Namun, hal itu jelas tidak bisa dilakukan, karena Inggris bahkan baru mengakhiri laga 32 Besar pada Rabu (1/7) lalu. Opsi lain adalah datang sedekat mungkin dengan jam pertandingan, saat tubuh belum sepenuhnya merasakan dampak penuh dari altitude.
Namun, aturan FIFA yang mengharuskan tim datang beberapa hari sebelum laga, memaksa Inggris tidak bisa menjalankan strategi tersebut.
"Saran yang kami terima adalah datang 10 hari lebih awal, atau datang pada hari pertandingan, tetapi itu tidak diizinkan FIFA," kata Tuchel dikutip dari The Guardian. "Jadi ini jelas kerugian bagi kami."
Meski paham bermain di Mexico City tidak mudah, Inggris menolak menjadikan Azteca maupun altitude sebagai alasan.
"Kami tahu bagaimana bagusnya permainan mereka dan seperti apa atmosfernya. Tetapi kami juga tahu jika bermain dengan kemampuan terbaik, kami bisa mengalahkan siapa pun," kata gelandang Inggris, Morgan Rogers dikutip dari Reuters.

Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Prediksi Skor Portugal vs Spanyol: Pasar Taruhan Dunia Jagokan La Furia Roja, Ronaldo Siap Balas Rekor Buruk
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di Piala Dunia 2026: Lionel Messi vs Mohamed Salah, Albiceleste Diunggulkan ke Perempat Final
Dijanjikan Gaji Rp 1,4 Juta Hanya Cair Rp 76 Ribu, Kopdes Merah Putih di Bojonegoro Pilih Tutup
Prediksi Swiss vs Kolombia di 16 Besar Piala Dunia 2026: Sesumbar De Nati Andalkan Manzambi
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia: Bursa Taruhan Dunia Ramalkan Imbang, Red Devils Unggul Head to Head
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di 16 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Lionel Messi atau Mohamed Salah
