Hari Sial dan dan Kejayaan Weton Jumat Kliwon Menurut Primbon Jawa (Freepik)
JawaPos.com - Dalam tradisi Jawa, setiap orang lahir membawa garis nasibnya sendiri yang tercermin dari weton kelahiran. Di antara berbagai weton yang ada, Jumat Kliwon dikenal memiliki daya mistik yang kuat, sekaligus aura yang sulit ditebak.
Ada masa-masa di mana pemilik weton ini tampak begitu beruntung, penuh wibawa dan kekuatan spiritual tinggi. Namun, ada pula waktu-waktu tertentu ketika energinya menurun dan keberuntungan seolah menjauh.
Berdasarkan perhitungan dalam kalender Jayabaya, setiap bulan memiliki energi dan pengaruh tersendiri terhadap nasib seseorang. Melalui kalender ini, kamu bisa mengetahui kapan harus berhati-hati dan kapan sebaiknya melangkah maju untuk meraih keberuntungan.
Dengan memahami perhitungan hari baik dan buruk, kamu tidak hanya mengenali pola hidupmu sendiri, tetapi juga bisa menyesuaikan tindakan agar selaras dengan aliran energi alam semesta. Lalu apa saja hari sial dan puncak kejayaan weton Jumat Kliwon menurut perhitungan weton.
Hari Sial Weton Jumat Kliwon
Menurut primbon Jawa, ada dua jenis hari kesialan bagi pemilik weton Jumat Kliwon yakni yang datang setiap bulan dan yang muncul setahun sekali.
Yang datang setiap bulan disebut hari was, terdiri dari was telu, was lima, was pitu, dan was gede (was 11). Cara menghitungnya adalah dengan melihat kalender dan menambah jumlah hari dari weton kamu sendiri.
Misalnya, jika wetonmu Jumat Kliwon, maka tambahkan 3 hari untuk was telu, 5 hari untuk was lima, 7 hari untuk was pitu, dan 11 hari untuk was gede. Saat hari-hari ini tiba, sebaiknya kamu lebih berhati-hati saat bepergian atau mengambil keputusan penting, serta jangan lupa berdoa agar dijauhkan dari marabahaya.
Menurut hitungan, hari kesialan tahunan bagi pemilik weton Jumat Kliwon jatuh pada hari Sabtu di bulan Ruwah atau Sya'ban, baik Sabtu Pahing, Wage, maupun Pon. Pada periode ini, energi seseorang sedang lemah, sehingga lebih rentan terhadap musibah, gangguan, atau energi negatif lainnya. Disarankan untuk tidak melakukan aktivitas penting, dan jika tidak mendesak, sebaiknya lebih banyak beristirahat di rumah.
Hari Kejayaan Weton Jumat Kliwon
Sebaliknya, hari kejayaan bagi pemilik weton Jumat Kliwon jatuh pada hari Rabu di bulan Safar. Inilah momen di mana energi keberuntungan sedang memuncak. Hari ini sangat baik untuk memulai usaha baru, mencalonkan diri dalam suatu jabatan, atau melakukan kegiatan penting lainnya.
Dalam tradisi Jawa kuno, hari kejayaan ini bahkan sering dipilih sebagai waktu terbaik untuk berperang karena dipercaya membawa kemenangan.
Selain memahami hari baik dan buruk, pemilik weton Jumat Kliwon juga disarankan untuk menghindari empat pantangan utama yakni jangan menuruti hawa nafsu berlebihan, jangan menghina atau memaki orang lain, jangan menutup diri dari nasihat yang benar, dan selalu menjaga kesehatan karena weton ini berada di bawah cobaan “tibo lara” atau sakit.
Sebagai penutup, ilmu primbon bukanlah dogma yang harus dipercaya sepenuhnya, melainkan warisan kearifan Jawa yang bisa dijadikan bahan introspeksi dan panduan hidup. Ambil sisi baiknya, jadikan pelajaran, dan teruslah berbuat kebajikan agar energi positif selalu mengiringi langkahmu.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
