Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 12 September 2025 | 01.49 WIB

Hari Sial Oktober 2025: Tanggal yang Sebaiknya Dihindari untuk Hajatan Menurut Primbon Jawa

Ilustrasi hari sial (freepik)


JawaPos.com - Setiap bulan dipercaya memiliki energi baik dan buruk yang memengaruhi kehidupan manusia.

Dalam tradisi Jawa, terdapat perhitungan hari baik dan hari naas yang menjadi pedoman dalam melaksanakan hajatan atau kegiatan penting.

Perhitungan ini bertujuan agar aktivitas berjalan lancar, penuh berkah, serta terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Baca Juga: Inilah Hari Kejayaan dan Hari Sial Weton Kamis Pon Menurut Primbon Jawa, Catat Tanggalnya!

Bulan Oktober 2025 disebut sebagai salah satu bulan dengan jumlah hari naas terbanyak.

Menurut Primbon, beberapa tanggal di bulan ini sebaiknya dihindari untuk acara besar seperti pernikahan, pindah rumah, membeli kendaraan, hingga membuka usaha.

Hal ini dipercaya dapat mengurangi risiko munculnya kesialan, musibah, atau hambatan yang merugikan.

Dengan mengetahui daftar hari naas tersebut, Anda dapat lebih berhati-hati dalam menentukan waktu pelaksanaan hajatan.

Baca Juga: Simak! Hari Sial dan Hari Kejayaan untuk Weton Senin Wage, Catat Tanggalnya!

Berikut adalah penjelasan lengkap mengenai hari-hari yang sebaiknya dihindari pada bulan Oktober 2025 berdasarkan perhitungan Primbon Jawa yang dihimpun dari YouTube Agan Bobby.

1. Jumat, 3 Oktober 2025

Hari Jumat tanggal 3 Oktober 2025 dianggap sebagai hari dengan energi yang sangat buruk.

Primbon menilai tanggal ini membawa celaka, sehingga sangat tidak disarankan untuk melakukan hajatan apa pun.

Acara pernikahan, misalnya, berisiko menghadapi perceraian jika dipaksakan pada hari ini.

Selain itu, aktivitas lain seperti membeli kendaraan juga tidak dianjurkan.

Energi negatif yang menyertai hari ini diyakini dapat mendatangkan masalah, seperti kerusakan atau bahkan kecelakaan.

Begitu pula dengan pindah rumah atau memulai usaha baru yang berisiko terhambat.

Primbon menekankan pentingnya menghindari tanggal ini karena dampaknya tidak hanya sesaat, melainkan bisa terasa dalam jangka panjang.

Jika seseorang tetap nekat melaksanakan hajatan pada 3 Oktober, risiko kegagalan hingga musibah besar bisa saja menghampiri.

Bagi masyarakat Jawa yang masih memegang teguh perhitungan hari, tanggal ini seolah menjadi tanda peringatan agar lebih waspada.

Dalam tradisi, energi buruk pada hari tertentu memang diyakini dapat memengaruhi jalan hidup manusia.

Oleh sebab itu, sebaiknya pilih hari lain yang lebih mendukung kelancaran.

Dengan begitu, segala urusan besar yang Anda jalankan dapat berjalan lebih baik, penuh doa, dan minim risiko.

2. Kamis, 9 Oktober 2025

Tanggal 9 Oktober 2025 yang jatuh pada hari Kamis juga termasuk hari naas.

Walaupun Kamis biasanya dianggap netral atau cenderung baik, khusus pada tanggal ini energinya justru tidak disarankan untuk hajatan.

Primbon menyebut bahwa energi yang muncul bisa membawa hambatan.

Jika hajatan dilaksanakan pada hari ini, ada kemungkinan terjadinya hal-hal tidak diinginkan.

Misalnya, rumah tangga yang baru dibangun bisa diliputi pertengkaran, usaha yang baru dibuka mengalami kerugian, atau acara syukuran berjalan tidak lancar.

Semua itu menjadi alasan kuat untuk menghindarinya.

Masyarakat Jawa meyakini bahwa memilih hari salah satu faktor penting dalam kehidupan.

Tanggal ini dianggap tidak sejalan dengan energi positif, sehingga berbagai kegiatan besar berisiko gagal.

Oleh karenanya, bijaklah dalam menentukan waktu agar terhindar dari masalah.

Selain hajatan pribadi, kegiatan yang melibatkan banyak orang juga tidak dianjurkan.

Misalnya, acara adat, pesta keluarga, hingga peresmian bisnis.

Semua itu bisa terganggu jika dilakukan pada 9 Oktober.

Maka dari itu, sebaiknya tanggal ini dicatat dan dihindari.

Dengan begitu, Anda dapat mengalihkan rencana ke hari lain yang lebih sesuai dengan keberuntungan menurut Primbon.

3. Rabu, 15 Oktober 2025

Hari Rabu tanggal 15 Oktober 2025 dipercaya membawa energi celaka.

Primbon menegaskan bahwa tanggal ini termasuk hari yang sangat tidak disarankan untuk hajatan, terutama yang berkaitan dengan pernikahan dan pindah rumah.

Jika seseorang tetap memaksakan hajatan pada hari ini, risiko besar bisa terjadi.

Misalnya, rumah tangga yang baru dimulai bisa goyah, rumah baru yang ditempati terasa tidak nyaman, atau usaha baru menghadapi banyak kendala.

Energi buruk pada hari ini diyakini kuat memengaruhi keberlangsungan hidup.

Primbon Jawa selalu menekankan keseimbangan antara waktu dan tindakan manusia.

Dengan memilih hari yang tepat, energi positif akan lebih mudah mendukung perjalanan hidup. Sebaliknya, memilih tanggal seperti 15 Oktober bisa mendatangkan kesialan.

Dalam kehidupan masyarakat tradisional, hari ini sering dijadikan catatan penting agar tidak dijadikan momen pelaksanaan acara besar.

Bahkan sebagian orang meyakini dampaknya bisa berimbas hingga bertahun-tahun ke depan.

Karena itu, lebih baik menunda atau memajukan hajatan agar terhindar dari risiko.

Dengan demikian, niat baik yang ingin diwujudkan dapat berjalan dengan lancar dan membawa berkah.

4. Selasa, 21 Oktober 2025

Tanggal 21 Oktober 2025 jatuh pada hari Selasa, dan Primbon menandainya sebagai salah satu hari naas.

Energi yang menyertai hari ini dianggap bisa mendatangkan celaka, sehingga sangat tidak dianjurkan untuk hajatan.

Hajatan yang dilakukan pada hari ini berpotensi menghadapi hambatan serius.

Misalnya, usaha baru bisa merugi, kendaraan yang baru dibeli rentan mengalami kerusakan, atau acara keluarga besar dipenuhi masalah.

Semua itu menjadi pertanda bahwa hari ini kurang baik untuk kegiatan besar.

Banyak orang percaya bahwa energi negatif di tanggal ini lebih kuat daripada biasanya.

Karena itu, risiko yang muncul tidak hanya berupa masalah kecil, tetapi bisa berdampak pada masa depan seseorang.

Misalnya, dalam hal rumah tangga, kesehatan, atau rezeki.

Dalam pandangan budaya Jawa, hari ini termasuk titik kritis yang harus diperhatikan.

Orang yang nekat melakukan hajatan bisa saja menghadapi kesialan yang sulit dihindari.

Oleh karenanya, lebih baik menghindari daripada menyesal kemudian.

Jika memang ada kebutuhan mendesak, sebaiknya berkonsultasi lebih dahulu dengan orang yang memahami Primbon.

Dengan begitu, risiko bisa diminimalkan dan jalan hidup tetap terarah pada keberuntungan.

5. Senin, 27 Oktober 2025

Hari Senin tanggal 27 Oktober 2025 juga dianggap sebagai salah satu hari paling buruk di bulan tersebut.

Bahkan, Primbon menandai tanggal ini dengan peringatan khusus sebagai hari naas dengan energi celaka yang kuat.

Segala bentuk hajatan, baik pribadi maupun keluarga, sebaiknya ditunda.

Pernikahan yang digelar pada hari ini dikhawatirkan tidak langgeng, usaha yang dimulai berpotensi gagal, hingga pindah rumah yang justru membawa kesialan.

Semua itu menjadi alasan penting untuk menghindarinya.

Selain itu, energi negatif pada hari ini diyakini bisa memengaruhi kesehatan maupun hubungan sosial.

Oleh karena itu, masyarakat Jawa sangat menghindari tanggal ini untuk kegiatan besar.

Mereka percaya bahwa menunda lebih baik daripada mengambil risiko besar.

Dalam tradisi, tanggal 27 Oktober 2025 sering disebut sebagai salah satu hari yang memiliki tanda silang ganda.

Artinya, peringatan untuk tidak melaksanakan hajatan pada hari ini jauh lebih kuat dibandingkan tanggal-tanggal lainnya.

Dengan menghindari hari ini, Anda bisa memastikan bahwa niat baik yang direncanakan tidak terhambat.

Pilihlah hari yang lebih mendukung, agar hajatan Anda penuh doa, lancar, dan membawa keberuntungan dalam kehidupan.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore