
Ilustrasi Bulan Dzulhijjah dalam Primbon Jawa. (Freepik)
JawaPos.com - Bulan Dzulhijjah, atau yang sering disebut juga sebagai "bulan besar" dalam tradisi Jawa, bukan hanya dikenal sebagai bulan haji dalam kalender Islam.
Dalam pandangan primbon Jawa, bulan Dzulhijjah menyimpan banyak makna dan energi spiritual yang sangat kuat. Tak heran jika banyak orang Jawa tempo dulu menjadikan bulan ini sebagai waktu yang tepat untuk berbagai keperluan penting dalam hidup, mulai dari pindah rumah, menikah, hingga mendirikan bangunan.
Berdasarkan penjelasan dari salah satu kanal YouTube Sabdaning Ratu, bulan Dzulhijjah memiliki jumlah hari sebanyak 35 dan dikenal memiliki watak yang baik dan membawa berkah. Anak yang lahir di bulan ini diyakini memiliki pribadi yang ramah, sopan saat menegur, dan cenderung tidak menonjolkan kelebihan yang dimilikinya. Meskipun begitu, orang yang lahir pada bulan ini memiliki potensi besar untuk menjadi pemimpin yang bijak dan ahli dalam berpikir.
Tidak hanya itu, bulan Dzulhijjah juga sangat baik digunakan untuk pindah rumah. Orang yang pindah rumah pada bulan ini dipercaya akan disayangi dan dihormati oleh lingkungan sekitarnya. Bagi yang ingin membangun rumah, bulan ini juga membawa keberkahan karena dilambangkan dengan kebo dan sapi, simbol kemakmuran dalam budaya Jawa.
Sementara itu, bagi para petani dan pelaku agribisnis, bulan ini juga sangat baik untuk memulai aktivitas bercocok tanam. Wataknya yang "becik" menandakan hasil yang melimpah dan tanah yang subur.
Dan bagi mereka yang hendak mengadakan pernikahan, bulan Dzulhijjah dipercaya membawa kemuliaan dan kebahagiaan. Pernikahan yang dilangsungkan di bulan ini diyakini akan membawa keberuntungan, kesejahteraan, serta keharmonisan dalam rumah tangga.
Kesimpulannya, bulan Dzulhijjah menurut primbon Jawa adalah waktu yang sangat baik dan penuh berkah untuk berbagai urusan penting dalam hidup. Mulai dari urusan rumah tangga, pertanian, hingga pembangunan, semuanya diyakini akan berjalan lancar bila dilakukan di bulan ini.
Namun, tentu saja segala sesuatu tetap harus disertai dengan doa dan usaha, karena pada akhirnya, keberhasilan dan keberkahan datang dari kehendak Yang Maha Kuasa. (*)

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
