
Ilustrasi orang yang mengabaikan diri sendiri (freepik/wirestock)
JawaPos.com - Kita sering berbicara tentang pentingnya mencintai diri sendiri, memenuhi kebutuhan kita sendiri, dan menjadi penyemangat bagi diri sendiri. Namun, bagaimana jika tanpa sadar Anda melakukan hal yang sebaliknya?
Memang, mengabaikan diri sendiri adalah konsep yang halus dan sulit dipahami. Tidak selalu mudah untuk mengenalinya, bahkan ketika Anda sendiri yang melakukannya. Mirip seperti tinggal di rumah dengan atap bocor.
Anda mungkin tidak menyadarinya pada awalnya, tetapi seiring waktu, kerusakannya akan semakin terlihat dan sulit diabaikan. Psikologi memberi kita beberapa petunjuk mendalam tentang fenomena ini. Ia memberi tahu kita bahwa kita mungkin mengabaikan diri sendiri tanpa menyadarinya.
Dalam artikel ini, JawaPos.com telah melansir dari laman Hack Spirit, Kamis (27/3), tujuh tanda halus yang menunjukkan bahwa Anda mungkin mengabaikan diri sendiri tanpa menyadarinya. Bagaimanapun, langkah pertama dalam memperbaiki atap yang bocor adalah menemukan tempat masuknya air hujan.
1. Anda terus-menerus mencari validasi dari orang lain
Seberapa sering Anda mencari persetujuan atau validasi dari orang lain? Baik itu tentang penampilan, pekerjaan, atau bahkan pikiran dan ide Anda, mengandalkan orang lain untuk menegaskan harga diri Anda adalah tanda klasik dari sikap mengabaikan diri sendiri.
Bila Anda mencari validasi eksternal, pada dasarnya Anda menyerahkan harga diri Anda pada pendapat orang lain. Ini bisa berarti Anda tidak memberikan penghargaan atau cinta diri yang benar-benar layak Anda dapatkan.
2. Anda sering dihantui oleh rasa bersalah
Rasa bersalah bisa menjadi emosi yang kuat, saat Anda terus-menerus merasa bersalah tentang kebutuhan dan keinginan Anda sendiri. Anda berpikir memprioritaskan diri sendiri adalah hal yang egois, dan akhirnya Anda mendahulukan kepentingan orang lain daripada kepentingan Anda sendiri.
Anda merasa bersalah karena ingin beristirahat, menghabiskan waktu sendiri, atau bahkan mengejar minat pribadi. Psikologi memberi tahu kita bahwa perasaan bersalah seperti itu bisa jadi merupakan tanda bahwa kita tidak menjaga diri kita sendiri sebaik yang seharusnya.
3. Anda takut untuk mengatakan tidak
Mengatakan iya saat Anda ingin mengatakan tidak merupakan bentuk pengabaian diri. Setiap kali Anda berkata iya pada sesuatu yang tidak ingin Anda lakukan, Anda berkata tidak pada diri Anda sendiri. Anda mengabaikan kebutuhan dan keinginan Anda sendiri untuk menyenangkan orang lain.
4. Kamu selalu menyalahkan dirimu sendiri
Apakah Anda merasa bersalah atas hal-hal yang berada di luar kendali Anda? Teman Anda marah? Pasti itu kesalahan Anda. Proyek di kantor tidak berjalan sesuai rencana? Mungkin itu salah Anda. Kecenderungan untuk memendam kesalahan dan mencaci-maki diri sendiri atas segala hal yang salah dapat menjadi tanda pengabaian diri.
Bila kita terus-menerus menyalahkan diri sendiri, kita mengabaikan fakta bahwa kita manusia dan bahwa membuat kesalahan adalah bagian dari pertumbuhan. Sebaliknya, kita menghukum diri sendiri dengan keras atas setiap kegagalan atau kemunduran yang kita rasakan.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
