Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 27 Maret 2025 | 17.41 WIB

7 Tanda Halus Anda Mengabaikan Diri Sendiri Tanpa Menyadarinya, Salah Satunya Terlalu Berusaha untuk Menjadi Sempurna

Ilustrasi orang yang mengabaikan diri sendiri (freepik/wirestock) - Image

Ilustrasi orang yang mengabaikan diri sendiri (freepik/wirestock)

JawaPos.com - Kita sering berbicara tentang pentingnya mencintai diri sendiri, memenuhi kebutuhan kita sendiri, dan menjadi penyemangat bagi diri sendiri. Namun, bagaimana jika tanpa sadar Anda melakukan hal yang sebaliknya?

Memang, mengabaikan diri sendiri adalah konsep yang halus dan sulit dipahami. Tidak selalu mudah untuk mengenalinya, bahkan ketika Anda sendiri yang melakukannya. Mirip seperti tinggal di rumah dengan atap bocor.

Anda mungkin tidak menyadarinya pada awalnya, tetapi seiring waktu, kerusakannya akan semakin terlihat dan sulit diabaikan. Psikologi memberi kita beberapa petunjuk mendalam tentang fenomena ini. Ia memberi tahu kita bahwa kita mungkin mengabaikan diri sendiri tanpa menyadarinya.

Dalam artikel ini, JawaPos.com telah melansir dari laman Hack Spirit, Kamis (27/3), tujuh tanda halus yang menunjukkan bahwa Anda mungkin mengabaikan diri sendiri tanpa menyadarinya. Bagaimanapun, langkah pertama dalam memperbaiki atap yang bocor adalah menemukan tempat masuknya air hujan.

1. Anda terus-menerus mencari validasi dari orang lain

Seberapa sering Anda mencari persetujuan atau validasi dari orang lain? Baik itu tentang penampilan, pekerjaan, atau bahkan pikiran dan ide Anda, mengandalkan orang lain untuk menegaskan harga diri Anda adalah tanda klasik dari sikap mengabaikan diri sendiri.

Bila Anda mencari validasi eksternal, pada dasarnya Anda menyerahkan harga diri Anda pada pendapat orang lain. Ini bisa berarti Anda tidak memberikan penghargaan atau cinta diri yang benar-benar layak Anda dapatkan.

2. Anda sering dihantui oleh rasa bersalah

Rasa bersalah bisa menjadi emosi yang kuat, saat Anda terus-menerus merasa bersalah tentang kebutuhan dan keinginan Anda sendiri. Anda berpikir memprioritaskan diri sendiri adalah hal yang egois, dan akhirnya Anda mendahulukan kepentingan orang lain daripada kepentingan Anda sendiri.

Anda merasa bersalah karena ingin beristirahat, menghabiskan waktu sendiri, atau bahkan mengejar minat pribadi. Psikologi memberi tahu kita bahwa perasaan bersalah seperti itu bisa jadi merupakan tanda bahwa kita tidak menjaga diri kita sendiri sebaik yang seharusnya.

3. Anda takut untuk mengatakan tidak

Mengatakan iya saat Anda ingin mengatakan tidak merupakan bentuk pengabaian diri. Setiap kali Anda berkata iya pada sesuatu yang tidak ingin Anda lakukan, Anda berkata tidak pada diri Anda sendiri. Anda mengabaikan kebutuhan dan keinginan Anda sendiri untuk menyenangkan orang lain.

4. Kamu selalu menyalahkan dirimu sendiri

Apakah Anda merasa bersalah atas hal-hal yang berada di luar kendali Anda? Teman Anda marah? Pasti itu kesalahan Anda. Proyek di kantor tidak berjalan sesuai rencana? Mungkin itu salah Anda. Kecenderungan untuk memendam kesalahan dan mencaci-maki diri sendiri atas segala hal yang salah dapat menjadi tanda pengabaian diri.

Bila kita terus-menerus menyalahkan diri sendiri, kita mengabaikan fakta bahwa kita manusia dan bahwa membuat kesalahan adalah bagian dari pertumbuhan. Sebaliknya, kita menghukum diri sendiri dengan keras atas setiap kegagalan atau kemunduran yang kita rasakan.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore