
Cravito Malaysia dan PT Baba Rafi International melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama bisnis kuliner. (Istimewa)
JawaPos.com–Kuliner Korea Selatan menjadi buah bibir sejak beberapa tahun terakhir. Mulai dari Tteok-bokki, rabokki, hingga kimchi.
Hendy Setiono, Founder & Group CEO Baba Rafi Enterprise mengajak kolaborasi negeri jiran Malaysia untuk urusan kuliner baru. Cravito Malaysia dan PT Baba Rafi International melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama atau MoU bersama MyeongDong Topokki CEO Vincent Lua.
Hendy Setiono mengungkapkan, kuliner setiap negara menjadi karakter kuat untuk mewujudkan persatuan. Dirinya sangat antusias dengan kolaborasi tersebut.
”Kami sangat bersemangat dengan kemitraan ini yang tidak hanya memperluas jangkauan kuliner khas Korea di Indonesia tetapi juga memberikan kontribusi positif bagi perekonomian lokal. Kami berharap dapat menciptakan banyak peluang kerja baru dan memperkuat sektor makanan dan minuman di Indonesia,” ujar Hendy Setiono.
Selain itu, Hendy ingin dengan kolaborasi tersebut mampu membuka lapangan pekerjaan yang luas bagi masyarakat Indonesia. Dengan kemitraan tersebut diharapkan memberikan pilihan kuliner baru di Indonesia.
Kerja sama bisnis antara Indonesia dan Malaysia tidak hanya siap merevolusi pemandangan restoran lokal. Tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan peluang kerja, dan berkontribusi pada sektor makanan dan minuman di Indonesia.
”Dengan dukungan dari berbagai pihak, MyeongDong Topokki berkomitmen untuk menghadirkan cita rasa otentik Korea kepada para pencinta kuliner di Indonesia, sekaligus mendukung pengembangan usaha dan inovasi di bidang makanan dan minuman,” papar Hendy.
PT Cravito Malaysia dan PT Baba Rafi International optimistis kemitraan itu akan membawa dampak positif yang signifikan. Tidak hanya bagi industri kuliner tetapi juga bagi perekonomian Indonesia secara keseluruhan.
Prosesi pemotongan pita sebagai tanda dimulainya kerja sama dilakukan secara simbolis bersama dengan YBrs. Puan Noor Afifah binti Abdul Razak, Deputy Secretary General Ministry of Entrepreneur and Cooperatives Development Malaysia, serta Levita G. Supit, Ketua Umum Perhimpunan Waralaba dan Lisensi Indonesia (WALI), serta Ketua Komite Tetap Bidang Waralaba, Lisensi, dan Kemitraan Kadin. Kehadiran tokoh-tokoh itu semakin menegaskan pentingnya kolaborasi antara Indonesia dan Malaysia dalam sektor bisnis kuliner.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
