Adolf Hitler
JawaPos.com - Sebuah kamp liburan Adolf Hitler, diktator Jerman yang dibangun pada tahun 1936 di Binz, kini menjadi tempat wisata yang diburu turis.
Para wisatawan harus merogoh kocek senilai Rp 1,8 juta per malam untuk bisa menginap di bekas kamp liburan Nazi, Prora Solitaire Apartments dan Spa.
Diktator Jerman, Adolf Hitler awalnya memerintahkan pembangunan kompleks beton raksasa ini untuk menampung 20.000 tentara Nazi.
Dikutip dari The Daily Star pada Senin (25/9), Pembangunan kamp ini dimulai pada tahun 1936 dan Adolf Hitler bermaksud menggunakannya sebagai tempat rekreasi dan indoktrinasi. Namun pembangunannya terhenti seiring pecahnya Perang Dunia II pada tahun 1939.
Setelah Perang Dunia II Usai, kompleks ini digunakan sebagai pangkalan militer oleh Tentara Merah (Uni Soviet) dan kemudian dikuasai militer Jerman Timur.
Kini lokasi liburan Adolf Hitler itu telah berubah menjadi kawasan akomodasi mewah di Pulau Rugen, Jerman di Laut Baltik.
Baca Juga: Tinjau IKN, Presiden Joko Widodo Pantau Akses Jalan Wisata Gua Batu Tapak yang Terbilang Masih Asri
Seorang wisatawan Inggris menuliskan tentang Prora Solitaire Apartsments dan Spa, dimana ia bisa bersenang-senang disana. Di lokasi tersebut banyak terdapat makanan enak seperti burger dan roti.
Tamu yang lain menambahkan apartemenya luar biasa indah dengan pemandangan air. Seluruh kompleks dan apartemen sangat terawat dan bersih

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
