Foto udara kawasan Kota Lama Semarang. (Aji Styawan/ANTARA)
JawaPos.com - Wisata heritage adalah perjalanan yang dilakukan khusus untuk mengunjungi tempat bersejarah. Di tengah zaman teknologi yang semakin canggih, Indonesia masih menyimpan banyak warisan sejarah yang mengagumkan.
Melalui wisata heritage, wisatawan dapat melihat pesona dari bangunan-bangunan peninggalan zaman dahulu. Seperti kota-kota tua di pulau Jawa yang memukau dengan arsitekturnya dan cerita di baliknya.
Wisata heritage atau plesiran ke bangunan bersejarah, saat ini dapat menjadi pilihan untuk mengenal sejarah Indonesia lebih dekat. Melintasi waktu untuk mempelajari, menghargai, dan melestarikan sejarah Indonesia yang berharga.
Berikut deretan kota tua yang berada di pulau Jawa sebagai rekomendasi untuk melakukan perjalanan wisata heritage, simak ulasan singkatnya:
1. Kota Tua di Jakarta
Kawasan Kota Tua Jakarta menyimpan banyak sekali cerita sejarah dan menjadi kawasan berdirinya gedung-gedung lama sejak masa kolonial. Dikutip dari buku Pariwisata dan Narasi Kota Tua, pada abad ke-16, para pelayar Eropa menyebut wilayah Kota Tua Jakarta sebagai "Permata Asia" dan "Ratu dari Timur".
Kota Tua Jakarta adalah saksi bisu dari cikal bakal berdirinya Jakarta. Di kawasan Kota Tua Jakarta, ada Museum Fatahillah, Cafe Batavia, Museum Bank Indonesia, Museum Wayang, dan lainnya.
2. Kota Tua di Surabaya
Menyandang julukan sebagai Kota Pahlawan, Surabaya menyimpan banyak sekali peninggalan yang bersejarah. Tidak hanya Tugu Pahlawan atau Jalan Tunjungan, Surabaya juga memiliki deretan bangunan lawas bersejarah di kawasan Kota Tua.
Dikutip dari Pemerintah Kota Surabaya, keberadaan bangunan-bangunan tua dan bersejarah sebagian besar tersebar di kawasan Surabaya bagian utara. Memiliki 3 kawasan, yakni bangunan khas Eropa, Arab, dan Pecinaan.
Di Jalan Kebonrojo, Surabaya, terdapat sebuah bangunan Kantor Pos Kebonrojo yang dulunya adalah bangunan sekolah tempat Presiden pertama Indonesia Ir. Soekarno mengenyam pendidikan.
3. Kota Tua di Semarang
Little Netherland adalah julukan yang disandang oleh kawasan kota tua di Semarang atau yang dikenal sebagai Kota Lama. Pasalnya, gedung-gedung lawas yang berada di Kota Lama memiliki gaya arsitektur khas Eropa.
Dikutip dari Kebudayaan Kemdikbud, kawasan Kota Lama meliputi empat situs yang mewakili perjalanan sejarah Kota Semarang mulai dari abad ke-15 hingga awal abad ke-20. Keempat situs tersebut adalah Kampung Kauman, Kampung Melayu, Kampung Pecinan, dan Oudestad yang merupakan daerah tempat tinggal masyarakat Eropa.
Di kawasan Kota Lama Semarang terdapat Gedung Marba, Gereja Blenduk, Gedung Spiegel, Weeskamer, Lawang Sewu, dan lainnya.
4. Kota Tua di Bandung
Kawasan kota tua di Bandung dapat ditemui di jalan Asia-Afrika. Di jalan tersebut terdapat bangunan-bangunan dengan gaya arsitektur kolonial, sehingga dapat menjadi kawasan wisata heritage.
Dikutip dari Smart City Bandung, jalan Asia-Afrika menjadi salah satu kawasan bersejarah dan pusat Kota Tua di Bandung, serta menjadi titik nol kilometer. Salah satu bangunan yang bersejarah di jalan ini, yaitu Gedung Merdeka merupakan tempat Konferensi Tingkat Tinggi Asia-Afrika pada 1955.