alexametrics

Sajian Keindahan Air Terjun Mini hingga River Tubing di Sumber Maron

28 Agustus 2021, 19:19:22 WIB

Jawa Timur begitu kaya akan destinasi wisata air. Salah satu yang cukup tersohor di kalangan wisatawan adalah taman wisata Sumber Maron. Ada begitu banyak sensasi yang tersaji di sana.

SUASANA alami begitu terasa di objek yang terletak di Desa Karangsuko, Kecamatan Pagelaran, tersebut. Aliran air sungainya cukup deras, jernih, dan begitu segar.

Kiri kanan sungai tersebut juga didominasi pepohonan yang begitu rindang. Keelokan sungai itu makin lengkap dengan sebuah air terjun yang mengalir dari tebing mini setinggi 5 meter. Warga setempat menamainya Grojokan Sewu.

Karena itu, setelah kawasan tersebut disulap menjadi objek wisata, para wisatawan yang singgah ke sana seakan-akan tak pernah sepi untuk menikmati keindahan alam serta aneka wahana yang disajikan pengelola.

Ya, ada begitu banyak sajian yang bisa dinikmati di objek wisata binaan badan usaha milik desa (BUMDes) Karangsuko tersebut. Salah satunya adalah river tubing. Pengunjung bisa menyusuri sungai berarus sedang dengan menggunakan ban karet besar yang disewakan di sana. Yang juga jadi favorit pengunjung adalah mandi di bawah Air Terjun Grojokan Sewu.

Kebersihan air yang selalu terjaga juga menjadi alasan para wisatawan tak pernah bosan untuk datang ke sana. ’’Kami rutin merawat dan menjaga ekosistem lingkungan. Karena memang air di sini semuanya berasal dari sumber. Sehingga tingkat kemurniannya harus selalu dijaga,’’ kata Direktur BUMDes Karangsuko Dwi Edi Putra.

Aneka keunggulan itulah yang membuat wisata Sumber Maron tidak hanya dikenal di kalangan wisatawan lokal, tetapi juga di berbagai penjuru daerah di negeri ini. ’’Kalau hari libur, kebanyakan yang datang wisatawan dari luar kota seperti Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik,’’ ucapnya.

Padahal, selama ini, pengelola jarang mempromosikan wahana yang mereka kelola. Kebanyakan yang melakukan promosi malah pengunjung yang pernah datang. ’’Kebanyakan pengunjung yang datang ke sini yang malah promosi. Entah melalui video vlog, YouTube, atau konten lainnya. Pemasaran dari mulut ke mulut juga lebih efektif dan tepercaya,’’ imbuhnya.

Dalam situasi normal, rata-rata pengunjung objek wisata itu mencapai 1–2 ribu per hari. Pada weekend, jumlahnya bisa tembus 5 hingga 7 ribu orang. ’’Paling banyak itu pada momen Tahun Baru 2020. Sebelum pandemi, sehari ada 15 ribu orang yang datang,’’ imbuhnya.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : fik/c12/ris

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads