Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 21 Mei 2024 | 16.51 WIB

Tempe Tak hanya Mulai Populer di Amerika Serikat, Makanan Vegan ini Kaya akan Gizi

Tempe yang kaya gizi luar biasa.

JawaPos.com - Tempe, hidangan tradisional Indonesia, telah meraih popularitas besar di Amerika Serikat sebagai sumber protein nabati yang bergizi. Dibuat dari kedelai yang difermentasi, tempe dihargai tidak hanya karena manfaat kesehatannya tetapi juga karena aplikasi kulinernya yang serbaguna.

Mengutip Simply Healthy Vegan, Selasa (21/5), tempe adalah sumber nutrisi yang kaya, menjadikannya tambahan yang berharga untuk diet apa pun. Tempe kaya akan protein (sekitar 19 gram per porsi) oleh karenanya bermanfaat untuk perbaikan dan pertumbuhan otot.

Selain itu, tempe merupakan sumber serat makanan, vitamin, dan mineral seperti kalsium, zat besi, dan kalium yang baik. Berbeda dengan banyak makanan olahan, tempe rendah lemak dan kalori, menjadikannya pilihan yang sangat baik bagi mereka yang mencari diet sehat dan seimbang.

Proses Fermentasi

Proses fermentasi tempe melibatkan jamur spesifik, Rhizopus oligosporus, yang memecah kedelai, meningkatkan daya cerna dan profil nutrisinya. Fermentasi ini juga memberikan rasa yang khas, sedikit beraroma tanah, dan tekstur yang padat pada tempe.

Makanan fermentasi seperti tempe sering dipuji karena kandungan probiotiknya, yang mendukung kesehatan usus dengan mempromosikan bakteri baik.

Keamanan Tempe

Walaupun tempe diolah dengan difermentasi, penting dicatat bahwa sebagian besar tempe yang tersedia secara komersial telah melalui proses pasteurisasi. Pasteurisasi membunuh bakteri berbahaya dan membuat tempe aman untuk dimakan tanpa dimasak lebih lanjut.

Namun, tempe yang tidak melalui pasteurisasi, yang mungkin tersedia di beberapa toko khusus atau buatan sendiri, harus dimasak terlebih dahulu untuk menghilangkan patogen yang mungkin ada selama proses pembuatan.

Diet Vegan Mentah dan Tempe

Terdapat pertanyaan umum, apakah tempe dapat dikonsumsi mentah, terutama dalam diet vegan mentah. Vegan mentah biasanya menghindari makanan yang dipanaskan di atas 118°F (48°C) untuk mempertahankan enzim dan nutrisi.

Walaupun tempe mentah yang dipasteurisasi secara teknis aman untuk dimakan, rasanya bisa pahit dan kurang enak dibandingkan dengan tempe yang dimasak. Mengukus atau memasak ringan tempe dapat meningkatkan rasa dan teksturnya tanpa mengurangi manfaat nutrisinya secara signifikan.

Tips Memasak Tempe

Memasak tempe tidak hanya meningkatkan rasa tetapi juga membantu menghilangkan rasa pahit yang tersisa dari proses fermentasi. Berikut beberapa metode populer:

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore