Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 10 Oktober 2026 | 18.44 WIB

74 Hari Terputus akibat Gempa, Jalur Kereta Kumamoto Pulih dan Warga Kembali ke Rutinitas

Penumpang naik kereta di Stasiun Yatsushiro, Prefektur Kumamoto, setelah seluruh jalur lokal JR Kyushu kembali beroperasi pada 10 Oktober 2026, 74 hari setelah gempa bumi yang mengguncang Kumamoto pada akhir Juli. (Kyodo)

JawaPos.com - Jalur kereta JR Kyushu di Prefektur Kumamoto, Jepang barat daya, kembali beroperasi sepenuhnya pada Sabtu (10/10), setelah lumpuh akibat gempa dahsyat pada 28 Juli. Pemulihan ini mengakhiri gangguan selama 74 hari dan memudahkan warga, terutama pelajar, kembali menjalani aktivitas sehari-hari.

Dilansir dari Kyodo, Sabtu (10/10), layanan kereta antara Stasiun Uto dan Yatsushiro kembali beroperasi setelah sebelumnya dihentikan akibat kerusakan infrastruktur. Seorang penumpang menyebut pembukaan kembali jalur tersebut sebagai "langkah pertama menuju pemulihan".

Rute tersebut banyak digunakan pelajar. Sebelum layanan kereta pulih, bus pengganti beroperasi bersama layanan alternatif melalui jalur kereta cepat Kyushu Shinkansen, yang telah kembali beroperasi penuh pada September.

Kereta pertama dari Stasiun Yatsushiro menuju Stasiun Kumamoto berangkat tak lama setelah pukul 05.00 waktu setempat. Mulai sekitar pukul 06.30, sejumlah siswa SMP dan SMA berseragam terlihat menaiki kereta.

Yukiko Miyagawa, siswi kelas satu SMP berusia 13 tahun asal Yatsushiro, sebelumnya harus menghabiskan sekitar dua jam untuk pergi ke Kumamoto. Ia harus berganti kendaraan antara bus pengganti dan kereta yang masih beroperasi setelah gempa.

"Saya akhirnya bisa kembali ke kehidupan normal," katanya lega. Selama gangguan transportasi, ia bahkan sempat menghentikan sementara kegiatan ekstrakurikuler sekolah.

Asahi Yoshida, siswa SMA berusia 16 tahun yang bepergian dari Uto menuju Yatsushiro, juga menyambut baik kembalinya layanan kereta. Sabtu itu bertepatan dengan festival budaya di sekolahnya.

Yoshida mengatakan penggunaan bus pengganti dan transportasi alternatif melalui Shinkansen merepotkan karena mengharuskan penumpang berganti kendaraan dan memiliki jadwal terbatas.

"Saya senang ketika kereta datang. Saya merasa lega karena itu kereta yang biasa saya gunakan," ujarnya sambil tersenyum.

Menurut JR Kyushu, nama resmi Kyushu Railway Co., jalur yang sempat ditutup mengalami kerusakan parah. Rel mengalami perubahan bentuk, sementara sejumlah tiang utilitas patah. Perbaikan mencakup penggantian rel, pemasangan tiang baru, serta pembaruan kabel listrik di atas jalur.

Perusahaan mulai menyediakan bus pengganti antara Uto dan Yatsushiro pada 26 Agustus. Namun, perjalanan menggunakan bus memakan waktu sekitar satu jam 50 menit, jauh lebih lama dibandingkan kereta lokal yang hanya membutuhkan sekitar 30 menit.

Sejak 18 September, penumpang juga dapat menggunakan Kyushu Shinkansen antara Stasiun Kumamoto dan Shin-Yatsushiro tanpa perlu membeli tiket tambahan untuk layanan kereta ekspres terbatas.

Sementara itu, layanan kereta lokal lain yang menghubungkan Yatsushiro dan Higo-Tanoura masih dihentikan sejak gempa Kumamoto. Layanan tersebut dijadwalkan kembali beroperasi pada Selasa.

Setelah jalur itu dibuka kembali, seluruh gangguan layanan kereta akibat gempa Kumamoto diperkirakan berakhir.

Editor: Dhimas Ginanjar
Sumber: Kyodo News
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore