
Ilustrasi Tol Trans Jawa
JawaPos.com - Mudik dari Surabaya ke Jakarta selalu jadi cerita panjang tiap Lebaran. Jarak lebih dari 780 kilometer bukan cuma soal bensin dan setir, tapi juga soal strategi.
Kamu mungkin sedang menimbang: lewat tol Trans Jawa yang cepat tapi mahal, atau jalur non-tol yang lebih hemat namun butuh stamina ekstra?
Berikut lima perbandingan penting yang bisa jadi bahan pertimbangan kamu sebelum memutuskan rute mudik Lebaran 2026.
Kalau kamu mengutamakan kecepatan, jalur tol jelas unggul. Lewat jaringan Jalan Tol Trans-Jawa, perjalanan Surabaya–Jakarta bisa ditempuh sekitar 9–10 jam dalam kondisi lalu lintas relatif lancar.
Rutenya tersambung penuh dari Surabaya hingga Jakarta tanpa perlu keluar-masuk kota.
Sebaliknya, jalur non-tol seperti Pantura atau arteri selatan bisa memakan waktu 18–19 jam, bahkan lebih saat puncak arus mudik atau arus balik.
Lampu merah, pasar tumpah, hingga antrean truk di kawasan industri bisa memangkas ritme perjalananmu.
Kalau kamu punya waktu terbatas atau membawa anak kecil, selisih hampir 8–10 jam ini tentu sangat terasa.
Untuk kendaraan golongan I (mobil pribadi), total tarif tol Surabaya–Jakarta pada 2026 diperkirakan tembus sekitar Rp 850 ribu–Rp 860 ribu sekali jalan.
Itu belum termasuk biaya BBM, makan, dan kemungkinan top-up e-toll tambahan, terutama bila sempat keluar dari tol.
Di jalur non-tol, kamu memang tidak membayar tarif tol. Biaya utama hanya BBM dan konsumsi. Secara nominal, rute arteri jelas lebih hemat.
Namun perlu diingat, waktu tempuh yang lebih lama berarti konsumsi BBM bisa meningkat, terutama jika sering berhenti atau terjebak macet. Jadi, selisih pengeluaran tidak selalu sejauh yang dibayangkan.
Tol Trans Jawa menawarkan rest area yang tersebar hampir setiap 30–50 kilometer. Di dalamnya tersedia SPBU, musala, toilet bersih, minimarket, hingga tenant makanan lokal dan nasional.
Kamu bisa istirahat dengan lebih terencana. Bahkan beberapa rest area besar menyediakan ATM dan bengkel ringan. Sementara itu, di jalur non-tol, kamu harus lebih aktif mencari tempat istirahat.
Biasanya pemudik berhenti di SPBU umum, rumah makan, atau masjid di pinggir jalan. Pilihannya memang lebih beragam dan kadang lebih murah, tapi fasilitasnya tidak selalu seragam.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Belgia vs Prancis di Liga Nations UEFA: Les Bleus Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia: Tanpa Mbappe, Zidane Hadapi Ujian Berat
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UEFA Nations League: Misi Berat Kvaratskhelia Cs di Kandang
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di Liga Nations UEFA: Hrabri Sokoli Bakal Sulitkan Tuan Rumah
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Turki vs Italia di Liga Nations UEFA: Kans Ay-Yıldızlılar Hentikan Perlawanan Azzurri
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di UEFA Nations League: Siapa Paling Kuat?

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022