Armada bus PO Safari Dharma Raya. (Redbus)
JawaPos.com - Merencanakan perjalanan dari Bogor ke Yogyakarta tak selalu harus naik kereta atau pesawat. Bus malam masih jadi opsi favorit banyak orang, terutama kamu yang ingin berangkat sore, tidur di perjalanan, lalu tiba pagi hari di Kota Gudeg dalam kondisi segar.
Rute Bogor–Yogyakarta via tol kini dilayani sejumlah PO (Perusahaan Otobus) dengan kelas eksekutif 2+2 yang nyaman. Durasi perjalanan rata-rata 13–15 jam, tergantung kondisi lalu lintas. Harga tiketnya pun relatif bersahabat, mulai Rp 190 ribuan, sudah termasuk fasilitas makan gratis dan layanan khas bus AKAP lintas Jawa.
Berikut tujuh bus malam yang bisa kamu pertimbangkan untuk perjalanan dari Bogor ke Yogyakarta.
Nama PO Sumber Alam sudah lama dikenal di jalur Jawa. Untuk rute Bogor–Yogyakarta, keberangkatan tersedia dari Parung Bogor sekitar pukul 15.45 WIB. Bus ini melayani perjalanan hingga wilayah Bantul, cocok buat kamu yang ingin langsung menuju kawasan selatan Jogja tanpa harus transit lagi dari terminal utama. Harga tiketnya sekitar Rp 190 ribu untuk kelas eksekutif 2+2.
Pilihan lain adalah PO Safari Dharma Raya, atau yang juga dikenal dengan OBL. Keberangkatan dari Parung Bogor sekitar pukul 15.15 WIB, dengan titik akhir di Terminal Jombor, Sleman. Harga tiket berkisar Rp 205 ribu.
Bus ini cocok untuk kamu yang punya tujuan ke area Sleman, kampus-kampus di sekitar UGM, atau kawasan utara Jogja.
Bagi warga Bogor Kota atau sekitaran Citeureup, PO Sinar Jaya bisa jadi opsi praktis. Keberangkatan tersedia dari Terminal Bubulak dan Citeureup sekitar pukul 14.30 WIB.
Bus ini biasanya berhenti di Terminal Wates, Kulon Progo. Tarifnya sekitar Rp 190 ribu. Cocok untuk kamu yang punya tujuan di wilayah barat Yogyakarta atau ingin menghindari kepadatan pusat kota.
Kalau tujuanmu pusat Kota Jogja atau area selatan, PO Agra Mas bisa jadi pilihan. Keberangkatan dari Terminal Bubulak sekitar pukul 15.00 WIB dengan tujuan akhir Terminal Giwangan.
Harga tiketnya sekitar Rp 190 ribu. Terminal Giwangan sendiri merupakan terminal tipe A terbesar di Yogyakarta, sehingga akses lanjut ke berbagai penjuru kota cukup mudah.
Untuk kamu yang berdomisili di sekitar Cileungsi, PO Santoso melayani keberangkatan sekitar pukul 14.30 WIB dari Terminal Cileungsi. Bus ini menuju Terminal Jombor dengan tarif sekitar Rp 225 ribu. Meski sedikit lebih mahal, fasilitas dan kenyamanan kelas eksekutif 2+2 tetap jadi daya tariknya.
Nama PO Handoyo juga cukup populer di jalur lintas Jawa. Untuk rute Bogor–Yogyakarta, keberangkatan tersedia dari Terminal Bubulak dan Parung Bogor.
Titik akhirnya di Terminal Jombor, dengan harga tiket sekitar Rp 225 ribu. Cocok untuk mahasiswa atau pekerja yang sering bolak-balik Jabodetabek–Jogja.
Terakhir, ada PO Haryanto, yang dikenal dengan armada nyaman dan pelayanan ramah. Keberangkatan dari Parung Bogor sekitar pukul 15.00 WIB, dengan tujuan Terminal Giwangan.
Harga tiketnya sekitar Rp 230 ribu untuk kelas eksekutif 2+2. Bus ini sering jadi incaran karena reputasinya di jalur AKAP lintas Jawa.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022