Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 9 Januari 2026 | 18.59 WIB

Masih Longgar? Ini 6 Alternatif Rute Jalan dari Bandung ke Semarang di Pekan Kedua Januari

Pengunjung mengabadikan momen di Kota Lama Semarang dengan berswafoto bersama keluarga, Rabu (10/4/2024) (IDA FADILAH/JAWA POS RADAR SEMARANG) - Image

Pengunjung mengabadikan momen di Kota Lama Semarang dengan berswafoto bersama keluarga, Rabu (10/4/2024) (IDA FADILAH/JAWA POS RADAR SEMARANG)

JawaPos.com - Memasuki pekan kedua Januari, arus kendaraan antarprovinsi umumnya mulai melandai. Libur panjang sudah usai, aktivitas kembali normal, dan jalanan, termasuk jalur antarkota, relatif lebih bersahabat.

Namun, bagi sebagian orang, perjalanan Bandung–Semarang tetap menyimpan tantangan tersendiri, terutama jika ingin menghindari tol yang rawan padat atau sekadar mencari suasana perjalanan yang berbeda.

Kabar baiknya, ada banyak rute alternatif non-tol dari Bandung menuju Semarang yang bisa dipilih. Mulai dari jalur Pantura klasik hingga lintasan pedesaan yang menawarkan pemandangan pegunungan dan suasana tenang.

Berikut JawaPos.com rangkum enam alternatif rute jalan yang bisa jadi rujukan, terutama bagi Anda yang ingin perjalanan lebih santai dan fleksibel berdasarkan informasi rute dari Google Maps dan Waze.

1. Pantura Non-Tol, Jalur Klasik yang Selalu Jadi Andalan

Jika berbicara soal perjalanan lintas Jawa, jalur Pantura hampir tak pernah absen dari daftar pilihan. Dari Bandung, Anda bisa bergerak ke arah timur melewati Karawang, Purwakarta, Subang, Pamanukan, Indramayu, Cirebon, lalu berlanjut ke Brebes, Tegal, Pemalang, Batang, Kendal hingga akhirnya tiba di Semarang.

Jalur ini dikenal relatif mudah dilalui karena fasilitasnya lengkap, mulai dari SPBU, rumah makan, hingga bengkel. Meski begitu, Pantura tetap perlu diantisipasi pada jam-jam tertentu, terutama di kawasan pasar tradisional dan simpang kota.

2. Bandung–Purwakarta–Sadang, Fleksibel Tol atau Non-Tol

Alternatif ini cocok bagi pengendara yang ingin lebih fleksibel. Dari Bandung, arahkan kendaraan menuju Purwakarta. Setelah itu, Anda bisa memilih masuk Gerbang Tol Sadang untuk menyambung perjalanan via tol, atau tetap bertahan di jalur non-tol menuju Cikampek dan lanjut ke Pantura.

Keunggulan rute ini ada pada pilihan. Jika kondisi tol terlihat lengang, masuk tol bisa memangkas waktu. Sebaliknya, jalur biasa bisa jadi solusi saat tarif tol ingin ditekan atau lalu lintas tol sedang padat.

3. Jalur Selatan Jawa, Lebih Panjang tapi Penuh Pemandangan

Bagi pencinta perjalanan darat yang menikmati lanskap alam, jalur selatan Jawa bisa menjadi pilihan menarik. Rute ini membawa Anda dari Bandung ke Tasikmalaya, Ciamis, Banjar, lalu masuk wilayah Jawa Tengah seperti Purwokerto, Banjarnegara, Wonosobo, hingga Temanggung sebelum mencapai Semarang.

Waktu tempuh memang lebih panjang, namun pemandangan pegunungan, udara sejuk, dan lalu lintas yang cenderung lebih lengang menjadi kompensasi yang sepadan.

4. Jalur Pedesaan via Wanayasa atau Lembang

Ingin suasana perjalanan yang benar-benar berbeda? Dari Bandung, Anda bisa mengambil jalur menuju Purwakarta lalu melintas ke Wanayasa atau Lembang sebelum mengarah ke timur. Jalur ini relatif sepi, dengan kontur jalan berkelok dan panorama alam yang menenangkan.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore