
Kampanye global "Come and Say G’day" yang diluncurkan Tourism Australia. (Tourism Australia)
JawaPos.com - Pemerintah Australia kembali menggelar kampanye pariwisata global bertajuk “Come and Say G’day” dengan konsep baru yang lebih segar. Seperti dilansir dari Tourism Australia, kampanye ini resmi diluncurkan pada awal Agustus 2025 dan ditargetkan untuk memperkuat posisi Australia sebagai destinasi wisata utama di pasar internasional.
Ikon utama kampanye, Ruby the Roo, seekor kanguru suvenir digital, tetap dipertahankan sebagai wajah promosi. Namun, menurut laporan Tourism Australia, edisi kali ini menghadirkan sentuhan lebih personal dengan menggandeng figur terkenal dari berbagai negara, sehingga pesan yang disampaikan dapat lebih dekat dengan masyarakat setempat.
Beberapa nama besar yang ikut ambil bagian dalam kampanye tersebut antara lain Robert Irwin di Amerika Serikat, Nigella Lawson di Inggris, Yosh Yu di Tiongkok, Sara Tendulkar di India, serta Abareru-kun di Jepang. Dilansir dari Forbes, kehadiran tokoh-tokoh populer ini dipilih karena memiliki pengaruh kuat di negara asalnya dan dinilai mampu membangun kedekatan emosional dengan calon wisatawan.
Strategi promosi kali ini juga berbeda dibandingkan dengan babak pertama pada 2022. Jika sebelumnya kampanye dilakukan dengan satu pesan global yang seragam, Tourism Australia menjelaskan bahwa kini pendekatannya lebih bersifat lokal atau tailor-made. Dengan begitu, pesan, visual, hingga figur yang digunakan disesuaikan dengan karakter dan preferensi budaya masing-masing pasar.
Menteri Perdagangan dan Pariwisata Australia, Don Farrell, menegaskan bahwa sektor pariwisata adalah urat nadi perekonomian banyak komunitas. Dalam keterangan yang dilansir dari Tourism Australia, ia menyebut kampanye ini bukan hanya tentang menarik lebih banyak wisatawan, tetapi juga tentang mendukung lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Data kinerja babak pertama kampanye menunjukkan hasil positif. Menurut laporan Tourism Australia, sejak Oktober 2022 minat wisatawan untuk berkunjung ke Australia meningkat hingga 10 persen di pasar utama seperti AS, Inggris, dan Tiongkok. Selain itu, pencarian penerbangan menuju Australia juga tercatat melonjak sebesar 22 persen, yang mengindikasikan adanya peningkatan minat berkunjung secara nyata.
Pemerintah Australia menargetkan jumlah kunjungan internasional bisa mencapai 10 juta pada 2026, dan meningkat hingga 11,8 juta pengunjung pada 2029. Masih menurut Tourism Australia, pengeluaran wisatawan internasional pada 12 bulan terakhir hingga Maret 2025 telah mencapai AUD 52,6 miliar, menandakan pemulihan sektor pariwisata yang semakin kuat.
Dari sisi ekonomi, setiap satu dolar investasi di sektor pariwisata diperkirakan memberikan manfaat hingga 14 dolar, sebagaimana dilansir dari Tourism Australia. Sektor ini sendiri menyumbang lebih dari 700 ribu lapangan pekerjaan dan menopang sekitar 360 ribu bisnis di seluruh negeri.
Untuk memastikan efektivitas kampanye, peluncurannya dilakukan bertahap sesuai musim pemesanan utama di masing-masing pasar. Tourism Australia menyebutkan bahwa kampanye lebih dulu tayang di Tiongkok, disusul India, Amerika Serikat, Inggris, Jepang, dan Korea Selatan. Agensi Droga5 ANZ, bagian dari Accenture Song, dipercaya sebagai pihak kreatif yang menggarap konsep visual dan narasi kampanye.
Meski persaingan destinasi wisata global semakin ketat, Tourism Australia optimistis kombinasi antara karakter Ruby, figur internasional, dan narasi budaya otentik akan mampu menjaga Australia tetap berada di puncak ingatan wisatawan dunia. Seperti dilaporkan Forbes, keberhasilan kampanye ini akan sangat bergantung pada kemampuan menghadirkan pengalaman yang relevan sekaligus mengesankan bagi calon wisatawan di masing-masing pasar. (*)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Malaga vs Levante: Laga Sengit yang Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Heerenveen vs AZ Alkmaar di Liga Belanda: Kans De Kaasboeren Pesta Gol!
Dr. Iwan Aflanie, Pakar Forensik Indonesia untuk ULM yang Lebih Maju
