Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 22 September 2025 | 23.44 WIB

Menikmati Pesona Sapa Vietnam, Inilah 5 Aktivitas Seru yang Wajib Dicoba saat Liburan ke Negeri Atas Awan

Gunung Fansipan dengan landmark The Great Buddha Statue, salah satu destinasi yang wajib dikunjungi di Sapa, Vietnam. (Facebook/Sunworld Fansipan Legend) - Image

Gunung Fansipan dengan landmark The Great Buddha Statue, salah satu destinasi yang wajib dikunjungi di Sapa, Vietnam. (Facebook/Sunworld Fansipan Legend)

JawaPos.com - Sapa, sebuah kota kecil di Vietnam Utara, dikenal dengan julukan negeri atas awan berkat panorama pegunungan, lembah, dan sawah teraseringnya yang menawan. Dikutip dari Vietnam Tourism, Sapa terletak di ujung lembah yang dipenuhi hamparan sawah berundak.

Jalanan berkelok yang memikat mata, sungai deras yang mengalir di antara persawahan, hingga perbukitan hijau yang membentang sejauh mata memandang membuat Sapa menjadi destinasi wisata yang memesona. Puncak tertinggi di kawasan ini, Gunung Fansipan, berdiri megah sebagai mahkota di atas jajaran pegunungan.

Waktu terbaik untuk berkunjung ke Sapa adalah September - Oktober ketika sawah berundak sedang mencapai puncak keindahannya, atau April - Mei saat cuaca cerah dan langit bersih. Jika tidak keberatan dengan panas, Juni - Agustus tetap bisa menjadi pilihan. Namun, pengunjung perlu bersiap menghadapi udara dingin pada November - Maret.

Untuk akses ke Sapa, kereta malam menuju Lao Cai lalu dilanjutkan dengan van merupakan opsi paling populer. Alternatifnya, ada juga bus dan shuttle dari Hanoi dengan waktu tempuh 5 - 6 jam. Sesampainya di sana, berikut lima rekomendasi aktivitas seru yang bisa dilakukan.

1. Berburu Salju di Gunung Fansipan

Gunung Fansipan yang merupakan puncak tertinggi di Vietnam merupakan salah satu destinasi favorit untuk menikmati salju. Dilansir dari Changi Airport, fenomena ini biasanya terjadi antara Desember hingga akhir Januari, ketika suhu Sapa mencapai titik terdingin.

Selain musim dingin, setiap musim di Gunung Fansipan menghadirkan pesona berbeda. Di musim semi, bunga sakura, aprikot, dan azalea bermekaran dengan warna cerah. Musim panas dihiasi mawar merah yang indah, sedangkan musim gugur memperlihatkan sawah menguning siap panen.

Tidak hanya alam, kawasan ini juga memiliki destinasi spiritual. Beberapa di antaranya Bao An Zen Monastery dengan arsitektur yang memukau serta patung Buddha raksasa atau The Great Buddha Statue setinggi 21 m.

Untuk mencapai puncak, cara paling praktis adalah naik kereta gantung dari Hoang Lien Station yang dapat dijangkau lewat kereta dari Sun Plaza, pusat kota Sapa. Perjalanan hanya memakan waktu sekitar 15 menit dengan pemandangan sawah, hutan, dan pegunungan dari ketinggian.

2. Menyusuri Cat Cat Village

Cat Cat Village adalah desa etnis H’mong yang terkenal dengan pemandangan sawah, air terjun, dan perbukitan hijau. Dikutip dari Vinpearl, pengunjung bisa berjalan-jalan di gang sempit desa, mengunjungi rumah tradisional H’mong, hingga menyaksikan langsung proses pembuatan pakaian dan kerajinan khas.

Menurut seorang wisatawan bernama Usman di laman Tripadvisor, “Cat Cat Village adalah tempat yang wajib dikunjungi jika berada di Sapa. Dari air terjun yang indah hingga taman-taman yang akan kamu lihat di sepanjang jalan, semuanya begitu dekat dengan alam dan membuatmu merasa membumi".

3. Menikmati Keindahan Love Waterfall

Love Waterfall atau Air Terjun Cinta merupakan salah satu destinasi paling romantis di kawasan pegunungan barat laut Vietnam. Air terjun setinggi 100 m ini menghadirkan panorama alami yang menenangkan dengan air jernih mengalir di atas bebatuan besar.

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore