
Panorama matahari terbit di Doi Inthanon menghadirkan lautan kabut yang menutupi perbukitan, menciptakan suasana tenang dan magis di puncak tertinggi Thailand (Bangkok Airways Blog)
JawaPos.com - Doi Inthanon, yang dikenal sebagai puncak tertinggi di Thailand dengan ketinggian mencapai 2.565 meter di atas permukaan laut, menjadi destinasi favorit wisatawan yang mencari suasana berbeda dari hiruk-pikuk kota. Menurut Bangkok Airways dalam artikel Explore Doi Inthanon: A Bucket List for Nature Lovers, daya tarik utama gunung ini terletak pada panorama alamnya yang memukau serta keragaman lanskap yang memikat setiap pengunjung.
Keindahan Doi Inthanon tak hanya sebatas ketinggian gunungnya, tetapi juga mencakup kawasan taman nasional yang luasnya mencapai 482,4 kilometer persegi. Seperti dijelaskan Bangkok Airways, wilayah ini dihiasi hutan lebat, jalur trekking, serta air terjun yang menambah daya tariknya. Suhu di kawasan ini pun terkenal sejuk sepanjang tahun, bahkan saat musim dingin suhu bisa turun hingga angka satu digit di puncaknya.
Fenomena alam unik muncul saat musim hujan berakhir. Suhu di puncak Doi Inthanon dapat mencapai 11 derajat Celcius, sebuah kondisi yang langsung menarik wisatawan untuk merasakan kesejukan dan kabut tebal di pagi hari. The Nation dalam laporannya menyebutkan bahwa kondisi ini biasanya terjadi pada transisi musim, ketika cuaca sejuk menyelimuti kawasan pegunungan dan menarik minat wisatawan domestik maupun mancanegara.
Suasana pagi hari di Doi Inthanon semakin memikat karena kabut tebal menciptakan pemandangan lautan awan yang menakjubkan. The Nation menambahkan bahwa titik pandang seperti Kew Mae Pan kerap menjadi favorit wisatawan karena menawarkan pemandangan cerah di tengah udara segar pegunungan. Bagi para fotografer, momen ini menjadi kesempatan emas untuk mengabadikan keindahan alam khas Thailand utara.
Selain panorama pegunungan, air terjun menjadi daya tarik lain yang tak kalah memukau. Bangkok Airways menyoroti keindahan Mae Ya, salah satu air terjun tertinggi di kawasan tersebut dengan ketinggian sekitar 260 meter. Air terjun ini memiliki beberapa tingkatan dan dapat dicapai dengan berjalan kaki sejauh 600 meter dari area parkir. Suasana tenang dan aliran air yang deras menjadikannya tempat yang sangat digemari wisatawan.
Tak hanya Mae Ya, air terjun Mae Klang juga populer sebagai tujuan wisata keluarga. Bangkok Airways menjelaskan bahwa lokasi ini mudah diakses dan menyediakan suasana alami yang cocok untuk berenang ringan atau sekadar bersantai. Kombinasi pepohonan rindang dan gemericik air membuat Mae Klang menjadi lokasi favorit bagi wisatawan yang ingin melepas penat.
Doi Inthanon juga dikenal dengan jalur trekking yang menantang dan memikat. Bangkok Airways menggambarkan Kew Mae Pan Nature Trail sepanjang 2,8 kilometer sebagai jalur dengan jembatan kayu, padang rumput, dan pemandangan spektakuler di puncak. Sementara itu, Ang Ka Nature Trail lebih pendek dan ramah bagi semua usia, memberikan kesempatan bagi wisatawan untuk menikmati hutan pegunungan lengkap dengan flora khas seperti lumut dan tanaman unik lainnya.
Keunikan Doi Inthanon tak berhenti pada alamnya saja, tetapi juga mencakup budaya lokal di sekitarnya. Bangkok Airways menekankan pentingnya interaksi dengan masyarakat Karen dan Hmong yang tinggal di desa-desa sekitar. Di Desa Mae Klang Luang, misalnya, wisatawan dapat belajar mengenai cara hidup tradisional sekaligus menikmati kopi lokal yang ditanam masyarakat, sehingga pengalaman wisata menjadi lebih autentik.
Waktu kunjungan yang tepat turut menentukan kenyamanan perjalanan. Bangkok Airways menyebut periode November hingga Februari sebagai waktu terbaik karena cuacanya kering dan sejuk, ditambah dengan mekarnya bunga sakura pegunungan. Namun, pada musim hujan dari Mei hingga Oktober, meski jalanan licin, suasana lebih hijau dengan aliran air terjun yang deras, memberikan nuansa berbeda bagi petualangan di alam.
Dengan segala pesonanya, Doi Inthanon berhasil memadukan keindahan alam, kesejukan udara, dan kekayaan budaya masyarakat pegunungan. The Nation menegaskan bahwa momen kabut tebal di pagi hari hingga suhu dingin yang menyelimuti puncak gunung menghadirkan suasana mistis yang menenangkan. Sementara Bangkok Airways menekankan bahwa keberadaan jalur trekking, air terjun, serta interaksi budaya menjadikan Doi Inthanon bukan sekadar destinasi wisata, melainkan pengalaman penuh makna bagi siapa pun yang mencintai alam. (*)

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
