
Surabaya memiliki destinasi wisata baru di Pakal, yakni Offroad Hutan Cemara Pakal, yang diresmikan untuk umum, Minggu (22/6). (Humas Pemkot Surabaya)
JawaPos.com–Deru mesin mobil double cabin kini jadi suara baru di Hutan Cemara Pakal. Sejak diresmikan Wali Kota Surabaya akhir Juni, kawasan yang dulu hanya jadi ruang terbuka hijau kini menjelma jadi arena wisata offroad.
Setiap akhir pekan, tak kurang dari 400–500 wisatawan datang menjajal lintasan tanah merah di kawasan ujung barat Surabaya itu.
“Mulai Juni sampai sekarang, pengunjungnya stabil ramai. Paling padat ya di akhir September,” ujar Shandy Prasetio, Sekretaris IOF Pengcab Surabaya yang juga ikut mengelola wisata offroad Hutan Cemara Pakal.
Kegiatan ini digelar rutin setiap Sabtu dan Minggu, dan dalam sebulan bisa sampai empat kali operasional. Bahkan, peserta datang bukan hanya dari Surabaya, tapi juga luar kota seperti Pamekasan, Malang, dan Batu.
Antusiasme wisatawan itu berdampak langsung pada ekonomi komunitas off-roader. Menurut Shandy, sedikitnya sepuluh mobil disiagakan setiap pekan, dan semuanya full book sejak akhir September.
“Setiap operator bisa jalan sampai tiga sesi per hari. Sekali jalan dapat Rp 150 ribu, jadi sehari bisa bawa pulang Rp 450 ribu,” jelas Shandy.
Jumlah itu, kata dia, cukup menguntungkan bagi para operator yang merupakan anggota komunitas IOF. Selain menambah aktivitas ekonomi, keberadaan wisata ini juga menumbuhkan peluang usaha kecil di sekitar lokasi.
Beberapa warga mulai berjualan makanan dan minuman sejak malam sebelum kegiatan berlangsung.
“Sekalian kami arahkan supaya kawasan ini jadi lebih hidup, tidak hanya untuk main offroad tapi juga kulineran,” tambah Shandy.
Namun, pengelola tak berhenti di situ. Bersama Pemkot Surabaya, IOF terus melakukan evaluasi setiap bulan.
Salah satu masukan terbesar adalah soal fasilitas penunjang seperti Sentra Wisata Kuliner (SWK) dan area photo booth bertema offroad. Kalau fasilitasnya lengkap, pasti lebih menarik buat wisatawan.
Menurut Shandy, pendapatan yang dihasilkan dari wisata Offroad menguntungkan anggota. Mereka jua betah setiap akhir pekan bergabung ke wisata offroad.
Menariknya, pengunjung bukan hanya dari warga Surabaya. Tapi juga banyak dari luar kota dan mereka rombongan. Seperti dari Malang, Pasuruan hingga Madura. Mereka sengaja datang untuk menikmati sensasi track offroad khas yang ada di hutan cemara Pakal.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
