Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 29 Mei 2025 | 02.50 WIB

3 Museum Paling Populer di Surakarta yang Wajib Dikunjungi untuk Menikmati Koleksi Budaya Bersejarah

Salah satu museum paling populer di Surakarta yang wajib dikunjungi (Dok. Gmaps Tumurun Private Museum)

JawaPos.com – Surakarta memiliki sejumlah museum penting yang menyimpan kekayaan budaya dan sejarah dalam bentuk koleksi pusaka, manuskrip, hingga seni kontemporer.

Museum merupakan lembaga yang menyimpan, merawat, dan memamerkan benda-benda bersejarah, seni, maupun budaya untuk kepentingan edukasi publik.

Mengetahui keberadaan dan karakteristik museum-museum di Surakarta memberikan kesempatan lebih luas untuk memahami nilai budaya dan sejarah secara visual dan autentik.

Berikut 3 museum paling populer di Surakarta yang wajib dikunjungi untuk menikmati koleksi budaya bersejarah, Rabu (28/5):

Baca Juga: 3 Museum Unik di Malang yang Wajib Dikunjungi Pecinta Fotografi dan Sejarah dengan Spot Foto Instagramable

1. Museum Keris Nusantara

Museum Keris Nusantara memiliki rating Google 4,7 dari 2.514 ulasan. Museum ini menampilkan warisan budaya berupa keris dan senjata tradisional dari berbagai daerah di Indonesia dalam empat lantai bertema edukatif.


Terletak di Jl. Bhayangkara No.2, Sriwedari, Kec. Laweyan, Kota Surakarta, Jawa Tengah. Buka setiap Selasa hingga Minggu pukul 08.00–16.00 WIB dan tutup pada hari Senin.

Harga tiket masuk berkisar Rp 10.000 untuk umum dan pelajar, dengan akses ke seluruh lantai koleksi. Informasi lengkap tersedia melalui Instagram @museumkerisnusantara.

Salah satu pengunjung, Rangga Setya Hantoko, memberikan komentar "Koleksi keris disertai penjelasan lengkap, ruang ber-AC, bersih, dan tersedia lift serta perpustakaan."

2. Museum Radya Pustaka

Museum Radya Pustaka memiliki rating Google 4,6 dari 1.194 ulasan. Museum ini merupakan salah satu museum tertua di Indonesia yang menyimpan koleksi manuskrip, mata uang kuno, pakaian tradisional, dan patung peninggalan abad ke-19.

Beralamat di Jl. Slamet Riyadi No.275, Sriwedari, Kec. Laweyan, Kota Surakarta, Jawa Tengah. Dibuka setiap Selasa hingga Minggu pukul 08.00–16.00 WIB dan tidak beroperasi pada hari Senin.

Harga tiket masuk mulai dari Rp 10.000 per orang, dengan harga khusus untuk pelajar yang membawa kartu tanda mahasiswa. Informasi juga bisa diakses melalui Instagram @museumradyapustakasurakarta.

Salah satu pengunjung, Realino Aditya menyatakan, "Ada koleksi wayang, gamelan, miniatur, manuskrip, mata uang, keramik dan arca."

3. Tumurun Private Museum

Tumurun Private Museum memperoleh rating Google 4,8 dari 2.502 ulasan. Museum ini menghadirkan koleksi seni modern dan kontemporer dari seniman lokal hingga internasional dalam suasana galeri privat yang eksklusif.

Lokasinya berada di Jl. Kebangkitan Nasional No.2, RW.4, Sriwedari, Kec. Laweyan, Kota Surakarta, Jawa Tengah. Jam kunjungan terbagi dalam beberapa sesi: Selasa–Kamis pukul 13.00–15.00 WIB, serta Jumat–Minggu pukul 10.00–15.00 WIB.

Tiket masuk seharga Rp 25.000 per orang mencakup kunjungan selama 1 jam dalam ruang pameran. Informasi kegiatan dapat dilihat di Instagram @tumurunmuseum.

Salah satu pengunjung, Aprilia Ayu Pratama menyebut, "Selain lukisan, di sini ada juga berbagai macam karya seni, baik dari seniman lokal maupun luar."

Tiga museum terbaik di Surakarta ini menjadi pilihan tepat untuk mengenal berbagai aspek sejarah, budaya, dan seni yang membentuk identitas kota secara visual dan nyata.
 
Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore