Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 22 Mei 2026 | 06.08 WIB

Melalui TikTok Live, Ruang Digital Buka Jalan Baru Menikmati Sejarah dan Budaya 

Ilustrasi live TikTok. (Social Pilot) - Image

Ilustrasi live TikTok. (Social Pilot)

JawaPos.com - Perkembangan platform digital membuat museum mulai menghadirkan pendekatan baru untuk menjangkau generasi muda.

Salah satunya melalui fitur TikTok LIVE yang kini dimanfaatkan sejumlah museum dunia untuk menghadirkan tur virtual, edukasi sejarah, hingga interaksi langsung dengan audiens.

Selama setahun terakhir, berbagai institusi budaya global mulai aktif menggunakan media sosial untuk memperluas akses masyarakat terhadap sejarah, seni, dan budaya.
 
Culture and Education Partnerships Lead TikTok, Karen Kang, mengatakan museum memiliki peluang besar untuk menjangkau audiens baru melalui ruang digital yang saat ini sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat.
 
Menurutnya, tren #MuseumTok menunjukkan minat masyarakat terhadap konten sejarah dan budaya terus meningkat ketika dikemas secara lebih interaktif dan relevan.
 
Beberapa museum dunia bahkan berhasil menarik jutaan penonton melalui siaran langsung virtual.
 
Salah satunya The Metropolitan Museum of Art di New York, Amerika Serikat, yang menggelar tur LIVE bersama kurator dan kreator konten.

Ruang digital mulai menjadi jembatan baru bagi museum untuk menjangkau generasi muda. (Nanda Prayoga/JawaPos.com)

 

 
Sementara itu, Grand Egyptian Museum di Giza, Mesir, juga sukses menarik perhatian publik global lewat siaran pembukaan museum yang ditonton jutaan pengguna.
 
Secara keseluruhan, program museum virtual melalui TikTok LIVE disebut berhasil menjangkau hampir lima juta penonton di berbagai negara.
 
TikTok juga baru meluncurkan program global bertajuk Comes Alive yang menghadirkan berbagai konten LIVE seputar edukasi, wisata, kuliner, hingga budaya sepanjang tahun.
 
Program tersebut dibuka melalui Museums Come Alive, yakni rangkaian tur virtual bersama museum dari berbagai negara yang memberikan akses di balik layar kepada pengguna.
 
Di Indonesia, TikTok juga mulai menggandeng museum dan kreator lokal untuk memperkenalkan budaya kepada generasi muda.
 
Salah satunya melalui tur virtual di Museum Nasional Indonesia serta Museum Tekstil Jakarta yang menampilkan koleksi wastra dan batik dari berbagai daerah.
 
Museum Tekstil Jakarta kini juga aktif membagikan konten edukasi budaya melalui akun TikTok resminya agar sejarah tekstil Indonesia lebih mudah diakses masyarakat.
 
Dalam kegiatan tersebut, sejumlah kreator konten seperti Alma Al Farisi dan Asep Roman Muhtar ikut membagikan cerita seputar sejarah dan budaya Indonesia dengan pendekatan yang lebih ringan dan dekat dengan generasi muda.
 
Kolaborasi antara museum dan platform digital dinilai menjadi cara baru untuk membuat sejarah terasa lebih hidup, inklusif, dan menarik di era digital.
 
Selain memperluas akses edukasi budaya, pendekatan digital juga membantu museum tetap relevan di tengah perubahan gaya konsumsi informasi masyarakat modern.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore