
Ilustrasi: Bentang alam yang mempesona menjadi potensi pariwisata di Indonesia. (RianAlfianto/JawaPos.com).
JawaPos.com - Indonesia memiliki potensi pariwisata yang luar biasa, terutama karena kekayaan dan bentang alamnya yang beragam. Mau cari apa? Di Indonesia hampir punya semuanya, seperti keindahan pantai, gunung, danau, serta keanekaragaman hayati yang kaya.
Selain itu, Indonesia juga memiliki kekayaan budaya yang kaya, seperti tradisi, seni, dan kuliner yang unik. Potensi pariwisata di Indonesia juga semakin besar dan beragam berkat kearifan lokal warga dan kreativitasnya.
Namun sayangnya, besarnya potensi pariwisata Indonesia masih belum dimanfaatkan secara maksimal, meskipun memiliki kekayaan alam, budaya, dan kreativitas masyarakat yang besar.
Beberapa faktor yang menjadi kendala antara lain daya saing pariwisata Indonesia yang masih lemah terkait aksesibilitas, infrastruktur, fasilitas wisatawan, pengelolaan atraksi, dan Sumber Daya Manusia atau SDM yang memadai.
Selain itu, kurangnya kualitas SDM, kurangnya publikasi, belum baiknya infrastruktur, masih kurangnya investasi, kurang diperhatikannya aspek lingkungan hidup, dan kurangnya perhatian pada objek wisata religi juga menjadi masalah.
Yang juga penting dalam hal menunjang ekosistem pariwisata di Indonesia adalah fasilitas penginapan, perhotelan dan layanan hospitality yang mudah diakses bagi para turis.
Mengutip laman resmi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), perhotelan sangat penting bagi pariwisata dan menjadi fokus utama pemerintah untuk mengembangkan potensi pariwisata di Indonesia.
Industri perhotelan merupakan bagian integral dari ekosistem pariwisata, mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dan nasional dengan menyediakan tempat penginapan bagi wisatawan dan memberikan lapangan kerja.
Kemenparekraf juga aktif dalam mendorong peningkatan kualitas dan standar perhotelan, termasuk melalui sertifikasi CHSE dan peluncuran pedoman pariwisata berkelanjutan.
Menyoal sektor perhotelan yang penting bagi ekosistem pariwisata di Indonesia, pemerintah tak bisa bekerja sendiri. Swasta ikut ambil bagian.
Dengan yang terbaru, Traveloka, salah satu platform perjalanan yang juga punya nama di kawasan Asia Tenggara, mengumumkan kemitraan strategis bersama Archipelago, grup manajemen hotel ternama asal
Indonesia yang menaungi berbagai merek hotel unggulan di kawasan Asia-Pasifik termasuk jaringan perhotelan yang tersebar di Indonesia.
Kemitraan ini diklaim memungkinkan para wisatawan untuk bisa menikmati akomodasi premium dengan harga terbaik lengkap dengan promo eksklusif dan akses langsung ke jaringan hotel Archipelago yang tersedia di dalam platform.
"Kami memperkuat kolaborasi dengan Archipelago untuk menegaskan fokus kami dalam menghadirkan nilai lebih melalui pengalaman pemesanan dan menginap yang seamless," ujar Caesar Indra, President, Traveloka melalui keterangannya.
Melalui kerja sama ini, pelanggan Traveloka akan mendapatkan manfaat berupa akses
langsung ke pilihan akomodasi yang lebih luas, kampanye promosi, serta berbagai penawaran eksklusif termasuk salah satu misi pentingnya adalah memudahkan para turis, wisatawan.
John Flood, CEO of Archipelago dalam kesempatan yang sama menyebut, kemitraan ini menjadi peluang untuk memperluas jangkauan danbmemperkuat eksistensi di tengah ekosistem perjalanan Asia Tenggara yang dinamis.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
