
PAPAN NAMA: Dua pengunjung yang menaiki kano melintas di plang nama Ekowisata Silowo. Titik ini menjadi salah satu spot yang diburu untuk berfoto.
KEBERHASILAN kawasan Sungai Silowo menjadi ekowisata tak lepas dari ikhtiar masyarakat setempat, terutama Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Silowo. Mereka mampu menyulap sungai yang sempat terbengkalai itu menjadi destinasi potensial.
Ekowisata Silowo juga sempat mengalami gelombang pasang surut. Bahkan nyaris tutup.
Objek wisata sungai itu mulai dibuka pada 24 September 2019. Namun, belum sempat berkembang, tiba-tiba badai pandemi Covid-19 datang. Efeknya begitu besar. Pengelola harus mencari pekerjaan lain untuk menyambung hidup. Efeknya, destinasi itu sempat mati suri.
Harapan muncul pada akhir 2022. Pengelola wisata mendapat tawaran bantuan program desa berdaya dari Pemprov Jatim. ”Saat itu kepengurusan kosong. Lalu saya dipercaya teman-teman untuk membangun kembali dari nol,” kata Maliki.
SIAP DISEWA: Deretan kano yang disediakan untuk pengunjung Ekowisata Silowo.
Usaha merintis kembali Silowo menjadi destinasi wisata dimulai. Awalnya pengelola tidak memberlakukan tiket masuk, tapi tetap tak menarik wisatawan untuk berkunjung.
Baru pada awal 2023, seorang pengunjung datang sekaligus mendokumentasikan aktivitas traveling-nya di Silowo. ”Video itu lalu tersebar ke mana-mana. Akhirnya mulai ramai,” ujarnya.
Dari situ, pengelola mulai memikirkan cara untuk mengembangkan Silowo. Tarif masuk ditetapkan. Personel serta fasilitas ditambah. ”Sebenarnya kami khawatir saat menetapkan tiket. Khawatir tidak ada yang datang,” katanya.
Ternyata, yang terjadi sebaliknya. Pengunjung terus mengalir. Profitnya dipakai untuk menambah fasilitas. Terutama kano. Total, kini sudah ada 27 unit. ”Saat ini jumlah pengunjung berkisar 10 ribu hingga 15 ribu orang per bulan,’’ jelas dia. (yud/c19/ris)
TENTANG EKOWISATA SILOWO
RIMBUN: Deretan pohon sagu yang menghijau berjejer di kanan-kiri Sungai Silowo. Menyajikan nuansa hijau dan teduh.
Biaya masuk Silowo:
Harga sewa kano untuk susur sungai:
Sumber: Diolah

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
