Inilah bangunan Plengkung Gading area yang tidak boleh dilewati Sultan ketika masih hidup. (Jogjaprov.go.id)
JawaPos.com – Berbicara tentang Yogyakarta tak akan ada habisnya, karena daerah ini dikelilingi dengan kekayaan akan kebudayaan yang telah membentuk identitas Yogyakarta.
Kekayaan sejarah yang dimiliki oleh Yogyakarta, menjadikan Yogyakarta menjadi salah satu daerah yang banyak dikunjungi oleh wisatawan. Kunjungan wisatawan yang menuju Yogyakarta tidak hanya terbatas pada dalam negeri saja, melainkan dari berbagai negara banyak yang berkunjung ke Yogyakarta.
Bahkan di Yogyakarta ada salah satu jalan yang tidak dikehendaki untuk dilewati oleh Sultan Yogyakarta, yang hanya boleh dilewati Sultan ketika Sultan meninggal dunia. Menarik bukan? Mari kita simak apa namanya dan bagaimana sejarahnya.
Dikutip JawaPos.com dari visitingjogja.jogjaprov.go.id menjelaskan mengenai jalan yang tidak boleh dilewati Sultan Yogyakarta ketika masih hidup, nama tempat tersebut adalah Plengkung Gading.
Sekarang kita lihat bagaimana sejarah dari Plengkung Gading, sebagai sebuah bangunan dari peninggalan sejarah yang berbentuk seperti pintu gerbang yang melengkung. Itulah sebabnya disebut Plengkung yang memiliki arti melengkung.
Untuk istilah Gading diambil dari warna bangunan ini, yaitu warna putih atau gading. Dengan demikian Plengkung Gading memiliki arti gerbang melengkung yang berwarna putih. Plengkung Gading ini semacam gapura pintu masuk menuju jeron beteng Keraton Yogyakarta.
Keraton Yogyakarta dihubungkan oleh 5 Plengkung diantaranya Plengkung Tarunasura, Plengkung Nirbaya, Plengkung Madyasura, Plengkung Jaga Surya dan Plengkung Jagabaya. Jadi Plengkung Gading ini termasuk Plengkung yang terkenal, mungkin kita juga merasa aneh, karena nama Plengkung Gading tidak ada dari daftar tersebut.
Dengan demikian, mari kita simak apa nama asli dari Plengkung Gading. Dari ke-5 Plengkung ada dua Plengkung yang terkenal yaitu Plengkung Gading dan Plengkung Tarunasura.
Plengkung Gading memiliki nama asli ialah Plengkung Nirbaya yang terletak di arah Selatan alun-alun Selatan Jogja. Bangunan Plengkung Gading ini tidak diperbolehkan untuk dilewati Sultan. Kenapa demikian?
Bangunan Plengkung Gading yang tidak diperkenankan untuk dilewati Sultan karena bagunan tersebut sebagai pintu keluar untuk jenazah Sultan yang sudah wafat menuju Makam Imogiri.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
