Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 12 Desember 2023 | 03.33 WIB

Menilik Koleksi Museum Wahanarata yang Sajikan Koleksi Kereta Kuda Keraton Yogyakarta dengan Konsep Kekinian

Pada momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023-2024, Museum Wahanarata memberikan Wisata Turangga di dalam museum.

JawaPos.com – Keraton Yogyakarta menjadi daya tarik wisatawan saat berkunjung ke Jogjakarta. Dalam lingkungan Keraton Yogyakarta masih memiliki berbagai bangunan yang terawat, seperti Pagelaran, Pojok Beteng, Masjid Gede, dan sebagainya.

Keraton yang dipimpin saat ini oleh Sri Sultan Hamengku Buwono X kini melakukan renovasi dan revitalisasi berbagai sudut keraton, salah satunya pada Museum Kereta Kuda Keraton Yogyakarta.

Museum Kereta Kuda Keraton Yogyakarta setelah selesai direnovasi dibuka kembali sejak 18 Juli 2023 dan memiliki nama Museum Wahanarata.

Wahanarata tersebut berasal dari dua kata Bahasa Jawa Wahana yang berarti tempat dan Rata berarti kereta sehingga wahanarata diartikan sebagai tempat menyimpan kereta atau kendaraan.

Kini museum ini tak hanya menyajikan koleksi-koleksi kereta kuda milik keraton saja, melainkan juga menyajikan wahana yang dapat berinteraksi dengan pengunjung, yaitu augmented reality (ar) photo booth, Catch and Run Games, dan Come to Life.

Selain itu, saat memasuki museum akan disajikan bagaimana kondisi kandang kuda yang digunakan untuk menarik kereta kuda, replika kuda milik Keraton Yogyakarta, pakaian yang digunakan kusir, dan tandu.

Selanjutnya pengunjung dapat mengintip ruang Laboratorium Konservasi koleksi Museum Wahanarata dan berbagai koleksi kereta kuda yang dimiliki sejak Sri Sultan Hamengku Buwono I. Kereta tersebut hampir separuhnya dibuat di Belanda.

Walaupun demikian, bahan pembuatan kereta kuda tersebut merupakan bahan berkualitas yang diambil dari Indonesia yang saat itu bernama Hindia Belanda. Misalnya kayu, karet, timah, dan logam diambil dari hutan dan perkebunan di wilayah Jawa dan Sumatera.

Koleksi terbanyak museum ini disumbang dari masa Sri Sultan Hamengku Buwono VII Keraton Yogyakarta memperoleh sebanyak 10 kereta kuda. Sementara, Sri Sultan Hamengku Buwono VII mendapat lima kereta kuda.

Museum yang terletak di selatan Masjid Gede Keraton Yogyakarta ini menampilkan 21 kereta pusaka yang memiliki keunikannya tersendiri setiap kereta kuda kepada pengunjung.

Editor: Nicolaus
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore