Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 27 Mei 2023 | 12.45 WIB

Campur Aduk Foto dan Berita Lama untuk Narasikan Tolak Ganjar

Photo - Image

Photo

HOAX tentang calon presiden terus bermunculan. Bahkan, tak sedikit yang menggunakan kejadian dan berita lama. Misalnya, kolase video yang diunggah oleh akun Facebook Nuansa Negeri dan Sarjana.Militer. Katanya, ada penolakan dari kader senior PDIP atas penetapan Ganjar Pranowo sebagai calon presiden.

’’TOLAK CAPRESKAN GANJAR! KADER SENIOR PDIP LANGSUNG DEKLARASIKAN ANIES,’’ tulis akun tersebut sembari menyertakan thumbnail gambar sebuah kericuhan seolah-olah kericuhan itu ada kaitannya dengan pencapresan Ganjar Pranowo.

Pada video berdurasi 18 menit 22 detik itu juga ada keterangan senada di thumbnail gambar. ’’Kecam Megawati.. Tolak Usung Ganjar Capres. Kader senior PDIP pertanyakan apa prestasi Ganjar,’’ begitu keterangannya (s.id/TolakGanjar).

Jika disaksikan dengan saksama, video itu hanya berisi pengulangan dari narasi berita pada menit awal. Tak ada satu pun pembahasan yang mengarah bahwa ada kader senior yang menolak pencapresan Ganjar.

Berdasar penelusuran, berita yang dibacakan itu jauh sebelum pencapresan Ganjar secara resmi, yakni pada April 2023. Berita yang dibacakan tersebut terbit pada 19 Desember 2022 oleh RMOL.id. Isinya hanya mengulas statemen dari Direktur Pusat Riset Politik, Hukum, dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI) Saiful Anam.

Dia merespons pernyataan Bambang Pacul atas tidak diperkenankannya mendorong Ganjar Pranowo sebagai presiden. ’’Saya melihat Ganjar makin terjepit di PDIP. Para elite dan petinggi penting PDIP mulai menunjukkan keengganannya untuk memberikan dukungan kepada Ganjar Pranowo,’’ katanya (s.id/PandanganTokoh).

Narasi kedua yang dibacakan pada video itu adalah berita tentang pernyataan pengamat politik Rocky Gerung, yang diterbitkan oleh Jakarta Insider pada 13 Desember 2022. Rocky menyebut ada kekhawatiran bahwa jika Anies berkuasa, akan dimulai zaman baru yang betul-betul berbeda dengan yang sekarang (s.id/PandanganTokoh2).

Soal gambar thumbnail juga tidak ada kaitan dengan klaim tersebut. Foto itu terbit di nasional.kompas.com pada 17 Juli 2018. Foto tersebut menampilkan kericuhan di gerbang masuk kantor KPU antara massa PDIP dan Perindo karena datang hampir bersamaan (s.id/FotoRicuh2018). (zam/c6/jun)

FAKTA

Foto kericuhan di depan KPU pada 2018 disematkan pada narasi tentang penolakan Ganjar.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore