
Photo
BANJIR yang melanda beberapa kota di Indonesia dijadikan bahan untuk membuat kabar palsu. Salah satunya yang tersebar menggunakan rekaman video. Video itu menarasikan ada satu jembatan putus di Cilacap karena banjir bandang.
”Jembatan adipaLa roboh,, yg suka ngeLuyurr preiii sitt,’’ tulis akun Facebook Mochi Rousy beberapa waktu lalu. Akun itu melengkapi informasi tersebut dengan keterangan. ”Detik detik jembatan adipala hancur & hanjut jurusan Cilacap Selatan tertutup,’’ begitu keterangannya.
Video 43 detik itu memang memperlihatkan detik-detik jembatan besi menjadi doyong. Lalu, tak lama kemudian, jembatan tersebut ambrol dan materialnya terseret arus (cutt.ly/JembatanAdipalaCilacap).
Jika mencermati video tersebut dengan saksama, bisa diketahui sejumlah kejanggalan. Struktur jembatan yang ambrol terseret arus banjir itu tampak berbeda dengan potongan video jembatan yang doyong. Perbedaan tersebut bisa dikenali dari jumlah ruas jalan pada jembatan itu. Jembatan yang ambrol hanya memiliki satu ruas jalan dan tidak ada garis markah putih.
Berdasar penelusuran, potongan video itu mengarahkan pada posting-an milik Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Instagram. Dia menyebut kondisi Jembatan Serayu, Desa Penggalang, Kecamatan Adipala, Cilacap, aman.
”Alhamdulillah, kondisi jembatan Serayu saat ini aman dan normal. Debit airnya memang naik, tapi itu karena hujan saja,’’ begitu penggalan keterangan Ganjar. Anda dapat membacanya di cutt.ly/JembatanAman.
Soal video jembatan yang diunggah akun Facebook Mochi Rousy itu merupakan dua jembatan yang berbeda. Meski dua jembatan tersebut berada di satu provinsi yang sama, yakni Nusa Tenggara Timur. Pertama, jembatan yang doyong itu terjadi di Kabupaten Malaka, NTT. Jembatan yang roboh tersebut dikenal sebagai Jembatan Benenain yang diterjang banjir pada Minggu, 4 April 2021.
Robohnya jembatan tersebut membuat akses transportasi dari empat kecamatan –Rinhat, Malaka Barat, Weliman, dan Wewiku– ke kota Kabupaten Malaka maupun sebaliknya terputus. Anda dapat membacanya di cutt.ly/MalakaNTT2021.
Kedua, jembatan yang ambrol terbawa arus sungai terjadi di Kabupaten Sumba Timur, NTT. Jembatan tersebut kerap disebut sebagai Jembatan Ahmad Yani atau warga menyebutnya sebagai jembatan lama Kambaniru.
Waktu kejadian sama tanggalnya, yakni pada Minggu, 4 April 2021. Banjir itu mengakibatkan banyak kerusakan di berbagai titik. Salah satunya Jembatan Ahmad Yani yang bersejarah. Anda dapat membacanya di cutt.ly/SumbaTimur2021.
FAKTA
Jembatan roboh itu terjadi di Nusa Tenggara Timur pada April 2021. Satu jembatan berada di Kabupaten Malaka, satunya lagi berada di Sumba Timur.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
