Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 8 Agustus 2023 | 23.52 WIB

Produsen Hoax Comot Foto Jusuf Kalla dan Bubuhkan Informasi Berlebihan

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla tak luput dari terpaan informasi palsu. Belakangan, ada narasi JK yang menyebut Joko Widodo semakin otoriter.

’’PERT4NDA APA INI !! SEBUT JOKOWI MAKIN OTORITER.. BACOT JK KINI BERBVNTUT PANJANG !!,’’ tulis akun Facebook Menuju Istana kemarin (7/8).

Akun tersebut lagi-lagi menyertakan video kolase dan narasi berita. Termasuk foto thumbnail JK yang tengah menampilkan suasana konferensi pers. Nah, keterangan pada gambar itu lebih provokatif.

’’GAWAT INI TUDUHAN TENDENSIUS. SEBUT JOKOWI SEMAKIN OTORITER. BACOT JUSUF KALLA KINI BERBUNTUT PANJANG,’’ begitu keterangan dalam foto thumbnail (s.id/PernyataanJK).

Berdasar penelusuran, foto tersebut sudah dimuat situs menpan.go.id pada 14 Maret 2019. Judulnya, Wapres JK: Lebih Cepat, Lebih Baik, dan Lebih Efisien. Saat itu JK membuka kegiatan 2019 International Reform Policy Symposium and Regional Workshop di Nusa Dua, Bali.

Pada kesempatan itu, dia mengatakan banyak perubahan karena peningkatan teknologi. ’’Perlu sistem yang lebih cepat, sistem yang lebih baik, dan sistem yang efisien,’’ ujarnya. Tidak ada keterangan selayaknya klaim dari akun Menuju Istana (s.id/Konpres2019).

Soal isi narasi dari akun Facebook itu, narator membacakan berita kompas.com yang berjudul Jusuf Kalla Anggap Pemerintahan Jokowi Kian Mirip Era Soeharto. JK menyampaikan pandangannya itu dalam situasi ruang akademis, bukan seperti foto akun Menuju Istana. Dia menyampaikan itu pada seminar bertajuk Pemuda untuk Politik di kompleks parlemen pada 31 Juli 2023.

Pada berita itu disebutkan bahwa pemerintah mulai menunjukkan gaya otoriter. Terlebih jika masa pemerintahan lebih dari 10 tahun. Contohnya, Presiden Soeharto yang lebih dari dua periodenya.

’’Waktu zaman Pak Harto, demokrasi juga berjalan dengan baik awalnya. Semua pemerintahan itu demokratis kira-kira 10 tahun. Soeharto itu 10 tahun (memimpin) masih baik, dalam artian demokrasi, setelah itu lebih otoriter,’’ jelasnya.

Dia menambahkan, syarat konstitusi yang hanya memberikan jabatan presiden maksimal dua periode diberlakukan agar tidak ada kekuasaan absolut yang akhirnya mengarahkan sistem negara menjadi otoriter (s.id/JKIsiSeminar). (zam/c18/jun)

FAKTA

Foto konferenzsi pers Jusuf Kalla sudah ada sejak 2019.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore