
Google memperluas pasokan energi nuklir untuk menopang kebutuhan listrik data center AI di Amerika Serikat (The Verge)
JawaPos.com - Google mulai memperluas penayangan iklan pada fitur pencarian berbasis kecerdasan buatan (AI) ke lebih banyak negara. Langkah ini dilakukan setelah perusahaan melihat hasil awal yang menjanjikan dari penempatan konten bersponsor pada fitur tersebut.
Iklan kini akan mulai ditampilkan kepada pengguna di Australia, Kanada, India, Kenya, Malaysia, Selandia Baru, Nigeria, Pakistan, Filipina, dan Singapura.
Sementara itu, pengguna di Brasil, Meksiko, dan Inggris dijadwalkan mulai melihat iklan serupa pada akhir tahun ini. Google juga akan memperluas format iklan di Amerika Serikat dengan menghadirkan iklan multiturn atau berkelanjutan.
Melalui format tersebut, konten bersponsor tetap dapat muncul ketika pengguna mengajukan pertanyaan lanjutan dalam satu rangkaian pencarian berbasis AI.
Perluasan ini menyusul pembahasan dalam laporan pendapatan kuartal ketiga perusahaan induk Google, Alphabet. Dalam diskusi bersama investor, jajaran eksekutif mengungkapkan bahwa monetisasi fitur pencarian berbasis AI tersebut masih tergolong rendah.
Pendapatan yang dihasilkan sejauh ini belum sebanding dengan biaya yang dikeluarkan perusahaan untuk mengoperasikan fitur tersebut. Meski begitu, iklan yang telah ditampilkan menunjukkan hasil yang menjanjikan.
Google berharap penambahan pasar dan perluasan format iklan dapat meningkatkan pendapatan dari fitur pencarian berbasis AI sekaligus mendorong monetisasi yang lebih baik.
Sebagai informasi, Google mulai menyediakan fitur pencarian berbasis AI tersebut untuk seluruh pengguna di Amerika Serikat pada Mei 2025. Beberapa bulan kemudian, tepatnya November 2025, perusahaan mulai menguji penayangan iklan bersponsor di dalamnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
Prediksi Skor Rennes vs Olympiakos: Tuan Rumah Andalkan Kekuatan Bermain di Roazhon Park
Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Club Brugge di Liga Champions: Blauw-Zwart Bidik Kemenangan Tandang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Bonek Murka! Persebaya Dibantai Kendal Tornado, Uston Nawawi Gantikan Tavares?
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
8 Hal yang Dianggap Membosankan oleh Ekstrovert, tetapi Justru Menjadi Kebahagiaan bagi Introvert

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022