
ICANN terbitkan aturan teknis mengenai aksara Nusantara yang akan digunakan untuk ekosistem internet global. (Istimewa)
JawaPos.com - Aksara Nusantara berpeluang semakin banyak digunakan dalam nama domain internet global. Setelah Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN) menerbitkan aturan teknis untuk aksara Jawa pada 5 Oktober 2026 dan memperbarui aturan bagi kelompok aksara berbasis Arab, peluang penggunaan Pegon di domain internet tingkat dua juga semakin terbuka.
Perkembangan ini menjadi langkah penting agar aksara lokal Indonesia tidak hanya bertahan sebagai warisan budaya, tetapi juga digunakan dalam aktivitas digital.
Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (Pandi) pun mendorong pengembangan aksara Nusantara lainnya, termasuk Batak, Bugis, dan Sunda, agar dapat mengikuti proses standardisasi internasional.
Ketua Pandi Isnawan menyambut perkembangan tersebut sebagai kesempatan memperluas keberadaan aksara Nusantara di ekosistem internet global.
“Penggunaan Pegon pada second-level domain menjadi langkah penting, sekaligus membuka jalan bagi visi yang lebih besar, termasuk pengembangan TLD berbasis Aksara Arab Nusantara. Kami ingin warisan aksara Indonesia tidak hanya terdokumentasi, tetapi benar-benar hidup dan digunakan di ruang digital,” ujar Isnawan di Jakarta, Rabu (14/10).
ICANN menerbitkan Second-Level Reference Label Generation Rules (LGR) untuk aksara Jawa sekaligus memperbarui LGR bagi kelompok aksara berbasis Arab. Aturan tersebut menjadi bagian dari proses teknis untuk memungkinkan penggunaan aksara non-Latin dalam nama domain internet.
Dalam konteks Indonesia, pembaruan aturan aksara berbasis Arab turut mendukung penggunaan Pegon pada second-level domain, yakni bagian nama domain yang berada sebelum ekstensi utama.
Misalnya, pada alamat situs contoh.id, kata 'contoh' merupakan nama domain tingkat dua, sedangkan .id adalah Top-Level Domain (TLD).
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022