
Pengembangan Apple Vision Pro melambat seiring perusahaan mengalihkan fokus ke kacamata pintar (Apple Insider)
JawaPos.com - Apple mulai mengurangi fokus pada komputasi spasial setelah melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sejumlah karyawan yang terkait pengembangan realitas virtual (VR). Kondisi ini menunjukkan bahwa perusahaan mulai menilai ulang prospek headset sebagai perangkat komputasi konsumen, sementara pengembangan produk yang lebih ringan menjadi prioritas baru.
Apple Vision Pro sejak diperkenalkan pada 2024 diposisikan bukan sekadar sebagai produk baru, melainkan fondasi bagi visi Apple di bidang komputasi spasial. Namun, harga tinggi, bobot perangkat, serta dukungan pengembang yang belum luas membuat adopsinya berjalan lebih lambat dari yang diharapkan. Kondisi tersebut membatasi kemampuan Vision Pro untuk berkembang menjadi produk massal.
Dilansir dari AppleInsider, Jumat (21/8/2026), seorang sumber yang dinilai dapat dipercaya mengatakan Apple telah memberhentikan sedikitnya 60 pekerja yang berkaitan dengan tim VR dan Vision Products Group. Kondisi itu sejalan dengan laporan bahwa calon CEO Apple, John Ternus, menempatkan kategori tersebut "on ice" atau untuk sementara dibekukan. Meski demikian, tim Vision belum sepenuhnya dibubarkan.
Perubahan organisasi itu menunjukkan persoalan Apple bukan semata kegagalan satu perangkat, melainkan tantangan lebih besar untuk membuat komputasi spasial menjadi produk massal. Vision Pro hadir dengan harga awal senilai USD 3.499 atau sekitar Rp62,14 juta, dengan kurs Rp17.760 per dolar AS. Dengan desain yang berat dan mahal, perangkat tersebut memiliki hambatan masuk yang jauh lebih tinggi dibandingkan produk elektronik konsumen Apple lainnya.
Selain persoalan harga, kenaikan biaya komponen semakin mempersempit ruang bagi Apple untuk menurunkan harga Vision Pro. AppleInsider juga mencatat teknologi untuk membuat headset yang jauh lebih tipis dan ringan dengan harga terjangkau belum tersedia secara memadai. Dalam kondisi tersebut, mempertahankan pengembangan headset dalam skala besar menjadi semakin sulit untuk dibenarkan secara bisnis
Karena itu, Apple mulai mengarahkan sumber daya ke Siri berbasis kecerdasan buatan (AI) dan pengembangan kacamata pintar. AppleInsider menilai konsumen kini lebih melihat kacamata pintar sebagai bentuk wearable yang lebih dekat dengan masa depan dibandingkan headset VR berukuran besar. Arah tersebut menempatkan Apple dalam persaingan dengan Meta, yang lebih dahulu mengembangkan pasar kacamata pintar melalui lini Ray-Ban Meta.
Pergeseran prioritas itu juga tercermin dalam peta jalan produk Apple. Pada Juni, analis Ming-Chi Kuo mengatakan hanya dua produk kacamata yang masih aktif dalam lini Vision setelah rencana headset generasi berikutnya dan Vision Air disebut dihentikan.
Kuo menulis, "Saya pikir menghapus lini Vision Pro merupakan keputusan yang tepat, karena Apple mengalihkan sumber daya ke kacamata pintar yang memiliki potensi pasar massal lebih besar."
Lebih jauh, pengembangan kacamata pintar menjadi bagian dari perubahan strategi Apple menjelang pergantian kepemimpinan. Ternus akan menggantikan Tim Cook sebagai CEO pada 1 September 2026. Reuters mencatat bahwa Ternus mengambil alih ketika Apple menghadapi tekanan untuk memperkuat AI dan menemukan kategori perangkat baru setelah bertahun-tahun mengandalkan iPhone.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Thailand vs Vietnam Leg 1 Final Piala AFF 2026: Gajah Perang Terlalu Perkasa di Rajama
Jadi Tersangka, Ini Kronologi Penipuan yang Dilakukan Ruben Onsu
Ruben Onsu Jadi Tersangka, Begini Reaksi Pengacara Minola Sebayang
Prediksi Skor Marseille vs Strasbourg: Rekor 15 Laga Jadi Modal Les Phoceens
Respons Tantangan Wagub Kalbar, Gubernur Jabar KDM: Mohon Maaf, Tak Maksud Membandingkan
Pemerintah Bakal Menata Guru, PGRI Sebut Ada Harapan Baru bagi Pendidikan Indonesia
Ruben Onsu Ditetapkan Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan, Dipanggil Minggu Depan
Prediksi Skor Ipswich vs Sunderland: The Black Cats Berpeluang Curi Poin di Portman Road
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Ribuan Ojol Hadiri Kopdar Kebangsaan Jaga Jakarta, Ada Perpanjangan SIM Gratis
