
Foto: TransTalk Vol.4 bertajuk "From Cost Center to Revenue Driver: How AI is Transforming Customer Operations into Business Growth" yang diselenggarakan oleh transcosmos Indonesia (TCID). (Nanda Prayoga/JawaPos.com)
JawaPos.com - Perkembangan teknologi Generative AI mulai mengubah fungsi contact center di berbagai perusahaan. Jika sebelumnya layanan ini identik dengan penanganan komplain pelanggan, kini contact center berkembang menjadi bagian yang mampu mendukung produktivitas bisnis, menghasilkan wawasan pelanggan, hingga membuka peluang pertumbuhan perusahaan.
Transformasi tersebut menjadi salah satu topik yang dibahas dalam TransTalk Vol.4 bertajuk "From Cost Center to Revenue Driver: How AI is Transforming Customer Operations into Business Growth" yang diselenggarakan oleh transcosmos Indonesia (TCID).
Dalam kesempatan tersebut, perusahaan juga memperkenalkan trans-AI Chat, solusi customer engagement berbasis Large Language Model (LLM) yang dirancang untuk menghadirkan layanan pelanggan yang lebih alami, kontekstual, personal, dan efisien.
Baca Juga:Siapa Paling Beruntung? Ramalan Zodiak Besok, Rabu 5 Agustus 2026: Scorpio, Capricorn, atau Pisces?
Vice President Director transcosmos Indonesia, Ardi Sudarto, menilai tuntutan terhadap layanan pelanggan kini semakin kompleks sehingga perusahaan membutuhkan pendekatan baru.
"Saat ini, perusahaan tidak lagi cukup hanya menyediakan layanan pelanggan yang responsif. Contact center perlu mampu menghasilkan insight, mendukung produktivitas bisnis, hingga menciptakan peluang pertumbuhan baru. Di sinilah Generative AI menjadi enabler yang membantu perusahaan mencapai tujuan tersebut,” kata Ardi di Jakarta, Selasa (4/8).
Berikut sejumlah perubahan yang dihadirkan melalui pemanfaatan Generative AI pada layanan contact center!
1. Percakapan Lebih Alami dan Sesuai Kebutuhan Pelanggan
Dibanding chatbot konvensional yang hanya mengikuti alur percakapan yang telah diprogram, trans-AI Chat memanfaatkan kemampuan Generative AI untuk memahami konteks percakapan sekaligus mengenali maksud pelanggan sebelum memberikan respons. Pendekatan ini memungkinkan interaksi terasa lebih natural layaknya berbicara dengan agen manusia.
Selain itu, perusahaan dapat menyesuaikan karakter AI melalui fitur AI Personality, sehingga gaya komunikasi dapat diselaraskan dengan identitas merek, baik menggunakan bahasa formal maupun kasual agar pengalaman pelanggan tetap konsisten di seluruh kanal komunikasi.
2. AI Mendukung Interaksi yang Lebih Proaktif
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Andorra vs Malta di Liga Nations UEFA: The Reds Menang Tipis di Encamp
Prediksi Skor Austria vs Israel di Liga Nations UEFA: Das Team Menang Telak di Raiffeisen Arena
Prediksi Skor Myanmar vs Timor Leste di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Gasak Lawan di Laga Perdana
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis di Ullevaal Stadion
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Prediksi Skor Laos vs Brunei di FIFA ASEAN Cup: Thim Xad Menang di Laga Perdana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022