Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 7 Juli 2026 | 14.28 WIB

Komdigi Ungkap Compute Cluster Jadi Kunci Indonesia Bersaing di Industri AI Global

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria. (Dok/Komdigi) - Image

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria. (Dok/Komdigi)

JawaPos.com - Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria menilai pengembangan compute cluster nasional menjadi fondasi penting bagi Indonesia untuk memperkuat daya saing di bidang kecerdasan artifisial (AI).

Menurutnya, penguatan infrastruktur komputasi harus dibarengi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia agar Indonesia tidak hanya menjadi konsumen teknologi.

"Paling tidak ada dua strategi yang sangat penting. Yang pertama memperkuat posisi kita dalam pengembangan infrastruktur AI. Yang kedua adalah memperkuat posisi kita di compute cluster, termasuk memperkuat talenta digital Indonesia agar mampu bersaing dengan tantangan global," ujar Wamen Nezar dalam acara Pertemuan dan Kolaborasi Menyatukan Inovasi, Mengakselerasi Perkembangan Ekosistem AI Nasional di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, Senin (6/7).

Ia menjelaskan bahwa kebutuhan terhadap compute cluster terus meningkat seiring berkembangnya teknologi AI yang membutuhkan kemampuan komputasi dalam skala besar.

Infrastruktur tersebut dinilai menjadi penopang utama bagi pengembangan model AI, penelitian, inovasi, hingga penciptaan berbagai solusi berbasis kecerdasan artifisial yang lahir dari dalam negeri.

Nezar menegaskan, pembangunan kapasitas komputasi perlu dilakukan bersamaan dengan pembentukan ekosistem AI nasional. Dengan demikian, Indonesia memiliki peluang untuk berperan lebih besar dalam industri AI global dan tidak sekadar menjadi pasar bagi teknologi yang dikembangkan negara lain.

"Kita jangan hanya menjadi pengguna, tetapi bagaimana kita juga bisa menjadi significant player yang ikut menentukan arah adopsi teknologi AI di Indonesia," tegasnya.

Lebih lanjut, ia menilai keberhasilan pengembangan AI nasional tidak semata-mata ditentukan oleh besarnya investasi yang masuk. Menurutnya, kolaborasi yang melibatkan pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, BUMN, komunitas, hingga para inovator menjadi faktor penting dalam membangun ekosistem AI yang terhubung dan berkelanjutan.

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore