
Video Remix di Google Photos. (Dok/Google)
JawaPos.com - Google kembali memperluas pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) di layanan konsumennya melalui peluncuran fitur baru bernama Video Remix di Google Photos. Fitur ini memungkinkan pengguna mengedit sekaligus mengubah tampilan video hanya dalam hitungan detik dengan bantuan teknologi AI.
Video Remix ditenagai model AI terbaru Google, Gemini Omni, yang dirancang untuk menghasilkan berbagai jenis konten dari beragam bentuk masukan. Kehadiran fitur tersebut menjadi bagian dari strategi Google memperkuat ekosistem AI generatif di tengah persaingan dengan perusahaan teknologi lain seperti Apple, OpenAI, dan Adobe.
Melalui integrasi langsung ke Google Photos, pengguna tidak lagi harus menggunakan aplikasi pengeditan video profesional untuk menghasilkan efek visual yang menarik. Cukup melalui beberapa sentuhan pada layar, video dapat diubah menjadi lebih artistik dan siap dibagikan.
Fitur Video Remix tersedia pada tab Create di Google Photos. Pengguna dapat memanfaatkan berbagai opsi penyuntingan berbasis AI, mulai dari memperbaiki pencahayaan layaknya sinematik pada video yang gelap, mengganti latar belakang menjadi suasana berbeda, hingga menerapkan efek artistik seperti cat air, sketsa, maupun lukisan minyak.
Sebagai contoh, video dapat diubah seolah-olah direkam di dalam rumah kaca, memperoleh nuansa cahaya pagi yang lebih hangat, atau tampil dengan efek visual menyerupai lukisan cat air.
Google menyatakan proses menghasilkan video yang menarik tidak lagi harus membutuhkan kemampuan penyuntingan tingkat profesional maupun waktu pengerjaan yang lama.
"Membuat klip video yang indah seharusnya tidak memerlukan keterampilan profesional atau berjam-jam pengeditan. Kini, dengan Video Remix di Google Photos, Anda dapat mengubah video biasa menjadi momen yang layak dibagikan hanya dengan beberapa ketukan," tulis Google dalam unggahan di blog resminya.
Saat ini, Video Remix mulai diluncurkan bagi pelanggan Google AI Plus, Pro, dan Ultra yang memenuhi syarat di sejumlah negara, termasuk Amerika Serikat, Argentina, Bangladesh, Brasil, Kolombia, Mesir, India, Jepang, Meksiko, Pakistan, Filipina, Korea Selatan, dan Turki.

Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Artis Arie Nugroho dan Windy Wulandari Berduka Yogi Rahmat Meninggal Dunia
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
10 Besar Penjualan Mobil Juni 2026: BYD Comeback jadi Merek Tiongkok Terlaris Kalahkan Jaecoo
Polisi Temukan Uang Rp60 Miliar di Cafe de Clan Jaksel, Diangkut Pakai 3 Mobil
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Viral dr. Anggi Aprilyani Masuk Gereja, Tuai Tudingan Penistaan Agama
Gosip Perselingkuhan Lionel Messi Memanas, Sang Istri Tanggapi Rumor Skandal Suami dengan Jurnalis Argentina
