
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria. (Didik Setiawan/ Pewarta Foto Indonesia)
JawaPos.com - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menilai pengembangan talenta digital menjadi fondasi penting agar Indonesia mampu bersaing di tengah kompetisi teknologi global yang semakin intens.
Pemerintah berpandangan bahwa kekuatan sumber daya manusia akan menjadi penentu utama dalam merespons perubahan lanskap industri digital, mulai dari pesatnya adopsi kecerdasan artifisial (AI) hingga transformasi ekosistem teknologi di berbagai sektor.
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria mengatakan, persaingan antarnegara di bidang teknologi kini tidak lagi hanya ditentukan oleh kepemilikan infrastruktur digital. Kemampuan mencetak talenta unggul dan melahirkan inovasi justru menjadi faktor yang semakin menentukan.
Menurutnya, Indonesia perlu meningkatkan kualitas SDM agar mampu berkontribusi dalam pengembangan teknologi, bukan sekadar memanfaatkan produk yang telah diciptakan pihak lain.
“Talenta digital menjadi faktor penentu. Dengan kemampuan manusia yang kuat, kita bisa mengatasi keterbatasan infrastruktur dan meningkatkan daya saing,” ujar Wamen Nezar Patria di Balai Besar Pelatihan Sumber Daya Manusia Komunikasi dan Digital (BBLSDM Komdigi) Medan, dikutip Minggu (5/7).
Nezar menjelaskan, perkembangan teknologi saat ini bergerak sangat cepat, ditandai dengan persaingan global dalam pengembangan infrastruktur komputasi hingga teknologi kecerdasan artifisial.
Di tengah situasi tersebut, ia mengakui Indonesia masih menghadapi pekerjaan rumah untuk memperkuat perannya dalam rantai pasok teknologi dunia. Karena itu, peningkatan kapasitas talenta digital dinilai menjadi langkah strategis untuk memperbesar kontribusi nasional di sektor tersebut.
“Indonesia harus keluar dari posisi hanya sebagai pengguna teknologi. Kita perlu masuk ke proses penciptaan, bukan hanya pemakaian,” kata Wamen Nezar Patria.
Selain itu, ia menilai perguruan tinggi memiliki posisi strategis dalam mencetak SDM digital yang sesuai dengan kebutuhan industri. Kampus dipandang dapat menjadi ruang lahirnya inovasi sekaligus menjembatani kolaborasi antara dunia pendidikan, industri, dan pemerintah.

Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Prediksi Skor Portugal vs Spanyol: Pasar Taruhan Dunia Jagokan La Furia Roja, Ronaldo Siap Balas Rekor Buruk
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di Piala Dunia 2026: Lionel Messi vs Mohamed Salah, Albiceleste Diunggulkan ke Perempat Final
Dijanjikan Gaji Rp 1,4 Juta Hanya Cair Rp 76 Ribu, Kopdes Merah Putih di Bojonegoro Pilih Tutup
Prediksi Swiss vs Kolombia di 16 Besar Piala Dunia 2026: Sesumbar De Nati Andalkan Manzambi
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia: Bursa Taruhan Dunia Ramalkan Imbang, Red Devils Unggul Head to Head
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di 16 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Lionel Messi atau Mohamed Salah
