
Ilustrasi Judi online
JawaPos.com - Kolom komentar di berbagai platform media sosial seperti Instagram, Facebook, X, hingga TikTok belakangan dipenuhi akun-akun yang mempromosikan judi online. Komentar-komentar tersebut umumnya menggunakan foto profil perempuan, menyisipkan tautan menuju situs perjudian, lalu disebarkan secara masif ke unggahan yang sedang ramai.
Fenomena tersebut dinilai bukan sekadar mengganggu kenyamanan pengguna media sosial. Di balik maraknya spam itu, muncul pertanyaan mengenai sejauh mana platform media sosial menjalankan sistem moderasi kontennya. Padahal, perusahaan teknologi memiliki algoritma dan infrastruktur yang mampu mendeteksi akun bot, aktivitas tidak wajar, hingga ribuan komentar identik yang dikirim dalam waktu singkat.
Chairman CISSReC, Pratama Persadha, mengatakan pemerintah sebenarnya telah mengambil berbagai langkah untuk menekan penyebaran judi online. Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) juga telah menerbitkan regulasi serta mendorong platform digital memperkuat moderasi terhadap konten perjudian.
Namun, menurutnya, implementasi di tingkat platform masih belum berjalan optimal. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah dan penyelenggara media sosial perlu diperkuat, termasuk melalui pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk mendeteksi komentar spam, akun bot, maupun pola aktivitas yang mencurigakan secara otomatis.
Baca Juga:Profil Brigjen Lalu Muhammad Iwan, Jenderal Polisi Aktif yang jadi Tersangka ke-7 Korupsi MBG
"Regulasi sudah ada, Komdigi sudah mendorong. Tapi kalau platformnya tidak menjalankan dengan serius, mau bagaimana lagi. Mereka yang memegang kendali penuh atas sistem moderasi mereka," kata Pratama Persadha dalam keterangannya, Kamis (2/7).
Ia menjelaskan, platform sebenarnya memiliki kemampuan untuk mengenali ribuan komentar serupa yang dikirim dalam waktu singkat, mengidentifikasi akun yang dibuat secara massal, hingga mendeteksi jaringan akun yang bergerak secara terkoordinasi. Dengan pemanfaatan teknologi tersebut, proses penghapusan komentar maupun penonaktifan akun dapat dilakukan lebih cepat sebelum menjangkau lebih banyak pengguna.
Menurutnya, langkah yang dapat dilakukan platform antara lain memperkuat sistem deteksi otomatis terhadap pola tautan yang berulang, mempercepat proses takedown akun yang mempromosikan judi online, serta menyediakan mekanisme pelaporan yang lebih responsif. Pengguna juga perlu memperoleh notifikasi ketika laporan mereka telah ditindaklanjuti agar kepercayaan terhadap sistem moderasi semakin meningkat.
Di sisi lain, CISSReC menilai upaya memberantas spam judi online tidak sepenuhnya bergantung pada platform. Pemilik akun publik, mulai dari influencer, selebritas, media, hingga brand, juga memiliki peran penting dalam menjaga kolom komentar tetap bersih.
Hampir seluruh platform media sosial telah menyediakan fitur pemblokiran akun dan penyaringan kata kunci. Pemilik akun dapat memasukkan istilah seperti "judol", "slot", "maxwin", "gacor", maupun "scatter" ke dalam daftar filter sehingga komentar yang mengandung kata-kata tersebut otomatis disembunyikan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Brighton vs Crystal Palace di Liga Inggris: The Seagulls Kunci Kemenangan di Derby M23
Prediksi Skor Persebaya vs PSS Sleman: Green Force Diunggulkan, Elang Jawa Tak Bisa Diremehkan
Prediksi Skor Persib vs Persik di Super League: Pangeran Biru Susah Payah Jinakkan Macan Putih
Prediksi Skor Lyon vs Nice: Les Gones Buru Kemenangan demi Melesat ke 3 Besar Klasemen Ligue 1
Celios Benarkan Akuisisi Saham BYAN Salah Satu Sebab Pasar Saham RI Terancam Downgrade
Francisco Rivera dan Matheus Lagoa Absen, Persebaya Surabaya Tetap Pede Pecundangi PSS Sleman
Prediksi Skor Juventus vs Lazio: Biancocelesti Bakal Merepotkan Tuan Rumah di Allianz Stadium
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Arsenal: Ujian Ketajaman Lini Serang Skuad Mikel Arteta
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persik Kediri: Marcos Reina Tak Mau Anggap Remeh
Prediksi Skor Leeds United vs Manchester United: Lisandro Martinez Sulit Masuk Starter

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022