Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 18 Juni 2026 | 18.57 WIB

Jatim Kuasai Perhutanan Sosial Terluas dengan Inovasi Teknologi dan Agroforestri

Ilustrasi penglihatan kabur yakni katarak oleh lansia. (Dok. Singapore National Eye Centre (SNEC). - Image

Ilustrasi penglihatan kabur yakni katarak oleh lansia. (Dok. Singapore National Eye Centre (SNEC).

JawaPos.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha. Ia juga mendorong perguruan tinggi serta masyarakat dalam pengelolaan hutan yang berkelanjutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar kawasan hutan.

Hal tersebut disampaikan saat membuka Jambore Perhutanan Sosial Jawa Timur 2026. Acara ini digelar oleh Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur di Alun-Alun Reksogati, Kabupaten Madiun.

Menurut Khofifah, Jawa Timur saat ini memiliki luasan Perhutanan Sosial terbesar di Indonesia. Luasnya mencapai hampir 30 persen dari total luasan nasional hutan sosial.

Selain itu, nilai transaksi ekonomi dari sektor ini tercatat tertinggi secara nasional. Kondisi ini menunjukkan potensi ekonomi yang besar dari perhutanan sosial di Jawa Timur.

Karena itu, ia mendorong penguatan usaha agroforestri dan hilirisasi. Dukungan teknologi, pendampingan perguruan tinggi, serta kemitraan dunia usaha sangat dibutuhkan agar produk memiliki nilai tambah yang tinggi.

“Kalau sudah ada intervensi teknologi, pendampingan perguruan tinggi, dan kemitraan dengan dunia usaha, maka hilirisasi bisa dikembangkan sehingga produk memiliki nilai tambah yang lebih tinggi,” ujar Khofifah di Madiun, dikutip Kamis (18/6).

Sejalan semangat kolaborasi tersebut, PT Mekar Asta Nusantara (MANU) juga ambil bagian dalam Jambore. MANU menampilkan program kemitraan pertanian dan agroforestri bersama kelompok tani dan kelompok tani hutan.

Dalam kesempatan itu, MANU mendapat apresiasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Ini atas kontribusi mereka dalam pengembangan perhutanan sosial daerah.

Direktur Utama PT Mekar Asta Nusantara, Evi Febriana Suhardi, mengatakan hal itu motivasi perusahaan. Perusahaan ingin terus hadir dan memberikan manfaat nyata bagi petani dan masyarakat sekitar hutan.

“Harapan kami sederhana. Kami ingin masyarakat sekitar hutan bisa mendapatkan manfaat ekonomi nyata dari lahan yang mereka kelola. MANU ingin menjadi mitra dari awal hingga hasil panen terserap pasar,” ujarnya.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore