Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 8 Juni 2026 | 22.20 WIB

Startup AI Indonesia Dapat Jalur Langsung ke Silicon Valley, Google dan Komdigi Bentuk Koridor Inovasi Regional

Jumpa pers Google Cloud bersama Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). (Istimewa) - Image

Jumpa pers Google Cloud bersama Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). (Istimewa)

JawaPos.com - Peluang startup kecerdasan buatan (AI) Indonesia untuk menembus pasar global semakin terbuka. Google Cloud bersama Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI serta sejumlah lembaga inovasi di Asia Tenggara meluncurkan koridor inovasi startup AI yang menghubungkan kawasan ini dengan Silicon Valley, Amerika Serikat.

Inisiatif tersebut diwujudkan melalui program Google for Startups Accelerator: Southeast Asia, yang dirancang untuk membantu startup AI mengembangkan sekaligus mengomersialisasikan teknologi berbasis AI agentik agar mampu bersaing di pasar internasional.

Program ini tidak hanya menyediakan akses teknologi dan pendampingan teknis, tetapi juga membuka jalur langsung bagi para founder untuk berinteraksi dengan investor global, pusat teknologi dunia, hingga jaringan modal ventura di Silicon Valley.

Startup AI Asia Tenggara Disiapkan Naik Kelas ke Pasar Global

Peluncuran program dilakukan dalam ajang Google for Startups Sprint di kantor pusat Google Asia Pasifik. Acara tersebut mempertemukan startup, investor, dan pemangku kepentingan pemerintahan dari berbagai negara di kawasan.

Menurut Google Cloud, program akselerator terbaru ini akan mendukung startup AI tahap Seed hingga Series B dari enam negara Asia Tenggara dengan fokus pada pengembangan produk AI generasi berikutnya yang memiliki dampak nyata bagi industri dan masyarakat.

Sami Kizilbash, Head of Developer Ecosystems Asia Pacific Google Cloud, mengatakan keberhasilan program akselerator sebelumnya menjadi fondasi untuk memperluas dukungan bagi startup AI di kawasan.

“Melanjutkan keberhasilan tersebut, Google for Startups Accelerator: Southeast Asia akan mendukung startup AI tahap Seed hingga Series B dari berbagai industri di enam negara, bersama Komdigi, EnterpriseSG, serta NIC dan SIHUB yang akan memberikan dukungan tambahan yang disesuaikan bagi startup dari Indonesia, Singapura, dan Vietnam,” ujar Sami di Jakarta baru-baru ini.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi lintas negara dan kemitraan publik-swasta menjadi langkah strategis untuk memperkuat posisi Asia Tenggara sebagai salah satu pusat inovasi AI dunia.

“Melalui kemitraan publik-swasta dan berbagai inisiatif kami, termasuk Startup School: Agentic AI dan Gen AI Academy, kami mendukung para pengusaha dan pengembang di setiap tahap perjalanan mereka. Bersama-sama, kami membangun komunitas inovasi yang memperkuat posisi Asia Tenggara sebagai pusat terpercaya bagi solusi AI yang telah terbukti memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan ekonomi,” katanya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore